UC News

2020 Semuanya Bakal Naik Dari Iuran Bpjs kesehatan, Tarif Listrik Hingga Selembar Plastik

2020 Semuanya Bakal Naik Dari Iuran Bpjs kesehatan, Tarif Listrik Hingga Selembar Plastik
www.tirto.id

Tidak cuma iuran BPJS Kesehatan yang bakal naik, sebagian tarif pula bakal disesuaikan. Sebut saja dari harga rokok sampai harga selembar plastik.

Harga rokok misalnya, kenaikannya rata- rata menggapai 23 persen buat tarif cukai. Otomatis, ini bakal mempengaruhi harga jual, yang diperkirakan bakal naik 35 persen.

Analis memperkirakan produsen rokok hendak tingkatkan harga jual rata- rata( average selling price) jelang akhir tahun ini.

Langkah ini diambil buat mengestimasi peningkatan harga jual yang signikan terjalin di tahun depan bersamaan dengan pelaksanaan kenaikan harga cukai sebesar 23% mulai 1 Januari 2020.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Christine Natasya berkata secara historis produsen rokok hendak melaksanakan kenaikan harga jual saat sebelum tarif baru diberlakukan. Perihal agar mengestimasi kemampuan daya beli untuk perokok serta mempertahankan pangsa pasar.

"Secara historis, pemain industri besar tidak meneruskan biaya pajak cukai yang lebih tinggi secara langsung, tetapi sebaliknya melakukannya secara bertahap menjelang akhir kuartal keempat, untuk mengurangi dampaknya keterjangkauan bagi perokok dan mempertahankan pangsa pasar," kata Christine dalam risetnya, dikutip CNBC Indonesia, Jumat (20/9/2019).

Tarif Listrik Naik

www.tirto.id

Berikutnya merupakan tarif listrik. Pemerintah sudah menyetujui agar dipangkasnya subsidi listrik buat pelanggan 900 VA rumah tangga mampu( RTM). Pencabutan subsidi ini dicoba buat tahun 2020.

Sehubungan dengan keputusanyang sudah bulat untuk cabut subsidi 900 VA, hingga PLN dapat masuk ke kebijakan penyesuaian tarif. Karena, alokasi subsidi ke PLN sudah dipastikan bakal turun sehingga substitusinya ialah penerimaan dari pelanggan yang tidak disubsidi lagi.

Bersumber pada perhitungan dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Departemen ESDM, dengan anggapan ICP normal di angka US$ 60 per barel serta kurs Rp 14. 000 per dolar AS, hingga tarif listrik buat pelanggan 900 VA RTM pada 2020 diperkirakan naik Rp 200 per kWh dari Rp 1. 352 per kWh jadi Rp 1. 552 per kWh.

Adapun konsumsi rata- rata pelanggan kalangan 900 VA RTM masing- masing bulan sebesar 104, 61 kWh. Dengan jumlah mengkonsumsi sebesar itu, dikala ini pelanggan listrik 900 VA membayar Rp 141. 432 per bulan. Nah, kala tarif naik jadi Rp 1. 552 per kWh, hingga bayaran listrik per bulan jadi Rp 162. 354 ataupun meningkat Rp 20. 992 per bulan.

Harga selembar plastik pula tidak ketinggalan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menganjurkan tarif buat cukai plastik sebesar Rp30. 000 per kg. Sebaliknya buat per- lembar tarif cukainya hendak dikenakan Rp200.

"Kami ajukan simulasi tarif cukai kantong plastik Rp30.000 per kilo dan per lembar Rp200," ujar Sri Mulyani bulan Juli lalu.

Nantinya, sehabis dikenakan cukai hingga nantinya harga jual kantong plastik jadi Rp 450- Rp 500 per lembar.

Iuran BPJS Kesehatan Naik

https://awsimages.detik.net.id

Berikutnya seperti yang telah ramai dibicarakan sebagian waktu belum lama, iuran BPJS kesehatan pula hendak naik berlaku 1 Janurai 2020. Peningkatan tersebut bermacam- macam.

Peningkatan iuran JKN direncanakan buat segala segmen kepesertaan BPJS Kesehatan.

Penerima Bantuan Iuran( PBI), iuran naik dari Rp23. 000 jadi Rp. 42. 000 per jiwa. Besaran iuran ini pula berlaku untuk peserta yang didaftarkan oleh Pemda( PBI APBD). Iuran PBI dibayar penuh oleh APBN, dan peserta yang didaftarkan oleh Pemda( PBI APBD) dibayar penuh oleh APBD.


Pekerja Penerima Upah Pemerintah( PPU- P), yang terdiri dari ASN/ Tentara Nasional Indonesia(TNI)/ POLRI, semula besaran iuran merupakan 5% dari pendapatan pokok serta tunjangan keluarga, dimana 3% ditanggung oleh Pemerintah serta 2% ditanggung oleh ASN/ Tentara Nasional Indonesia(TNI)/ POLRI yang bersangkutan, diganti jadi 5% dari pendapatan pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan ataupun tunjangan universal, tunjangan profesi, serta tunjangan kinerja ataupun bonus pemasukan untuk PNS Wilayah, dengan batasan sebesar Rp12 juta, dimana 4% ditanggung oleh Pemerintah serta 1% ditanggung oleh ASN/ Tentara Nasional Indonesia(TNI)/ POLRI yang bersangkutan.


Pekerja Penerima Upah Tubuh Usaha( PPU- BU), semula 5% dari total upah dengan batasan atas upah sebesar Rp8 juta, dimana 4% ditanggung oleh Pemberi Kerja serta 1% ditanggung oleh Pekerja, diganti jadi 5% dari total upah dengan batasan atas upah sebesar Rp12 juta, dimana 4% ditanggung oleh Pemberi Kerja serta 1% ditanggung oleh Pekerja.

Peserta Bukan Penerima Upah( PBPU)/Segmen kepesertaan Mandiri:

1. Kelas 3: naik dari Rp25. 500 jadi Rp42. 000 per jiwa;

2. Kelas 2: naik dari Rp51. 000 jadi Rp110. 000 per jiwa;

3. Kelas 1: naik dari Rp80. 000 jadi Rp160. 000 per jiwa.

Tarif Ojol Bakal Naik

www.liputan6.com

Yang hendak akan mengalami kenaikan ialah ongkos ojek online, berdasarkan ketentuan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) No 348 tahun 2019 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan aplikasi.

Dalam ketentuan ini terdapat 2 komponen perhitungan tarif ojek online. Pertama, tarif langsung ataupun pemasukan yang didapatkan langsung oleh driver. Tarif ini didetetapkan Kemenhub. Kedua, tarif tidak langsung yang didetetapkan langsung Grab serta Gojek yang besarnya tidak boleh lebih dari 20% dari total bayaran.

Berikut tarif langsung ojek online yang diresmikan Kemenhub:

· Zona I( Sumatra, Jawa, Bali kecuali Jabodetabek): Rp 1. 850- 2. 300 per kilometer dengan bayaran minimun Rp 7. 000- 10. 000

· Zona II( Jabodetabek): Rp 2. 000- 2. 500 per kilometer dengan bayaran minimun Rp 8. 000- 10. 000

· Zona III( Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, serta yang lain): Rp 2. 100- 2. 600 dengan bayaran minimun Rp 7. 000- 10. 000


Sumber : www.cnbcindonesia.com


READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot