UC News

5 Kecerdasan Buatan Dengan Kemampuan Aneh

Listverse.com (18/6/2019) - Mesin semakin pintar. Mereka telah mencapai titik di mana mereka belajar sendiri dan membuat keputusan sendiri. Konsekuensinya bisa sangat aneh. Ada mesin yang bermimpi, membaca kata-kata di otak orang, dan berevolusi menjadi master seni. Keterampilan yang lebih gelap sudah cukup untuk membuat siapa pun memakai perangkat anti-AI, yang sedang dikembangkan. Beberapa sistem AI menunjukkan tanda-tanda penyakit mental dan prasangka, sementara yang lain terlalu berbahaya untuk dilepaskan ke publik.

Deepfakes

5 Kecerdasan Buatan Dengan Kemampuan Aneh
Referensi pihak ketiga

Pada 2019, sebuah video dirilis di YouTube berisi klip wajah Mona Lisa yang melihat sekeliling. Bibirnya bergerak dalam sebuah percakapan. Ini adalah contoh klasik dari deepfake yang dibuat oleh jaringan saraf convolutional. AI jenis ini memproses informasi visual yang mirip dengan otak manusia. Butuh kerja keras untuk mengajari AI kompleksitas wajah manusia sehingga bisa mengubah gambar diam menjadi video yang realistis.

AI Berprasangka

Referensi pihak ketiga

Baru-baru ini, para ilmuwan mengembangkan tes asosiasi kata untuk GloVe (Global Vectors for Word Representation). AI ini banyak digunakan dalam tugas representasi kata. Di akhir percobaan, para peneliti tercengang. Mereka menemukan hal yang mungkin bisa mereka uji pada GloVe. Antara lain, menghubungkan hal-hal negatif dengan orang Afrika-Amerika.

Tidur Seperti Manusia

Referensi pihak ketiga

Tidur meningkatkan kesadaran dan menyegarkan tubuh. Ada bukti bahwa snoozing memungkinkan neuron untuk menghapus ingatan yang tidak perlu pada siang hari. Pada 2019, para ilmuwan memprogram kemampuan untuk tidur ke dalam JST (jaringan saraf tiruan) bernama jaringan Hopfield. Terinspirasi oleh otak mamalia, JST "terjaga" saat online dan tidur kala offline. Saat offline AI tidak dimatikan, melainkan pola tidur manusia yang diimplementasikan secara matematis memberikannya sesuatu yang mirip dengan REM (gerakan mata cepat) dan tidur gelombang lambat. REM dipercaya menyimpan ingatan-ingatan penting, sementara fase gelombang lambat memangkas ingatan yang tidak perlu. Luar biasa, JST juga tampak bermimpi dan bangun dengan kapasitas otak lebih besar.

Anti-AI

Referensi pihak ketiga

Pada 2017, para peneliti Australia hanya membutuhkan lima hari untuk mengembangkan perangkat anti-AI yang diarahkan untuk memecahkan masalah AI yang berpura-pura menjadi orang yang nyata. Prototipe ini dirancang untuk memberi tahu pemiliknya jika penipu tiruan ditemukan.

Ai-Da

Referensi pihak ketiga

Robot bernama Ai-Da adalah kutukan bagi para seniman yang berjuang di mana-mana. Ia menghasilkan lukisan kompleks, patung, dan sketsa. Hal yang luar biasa adalah mesin itu mengajarkan dirinya cara yang semakin canggih untuk menjadi kreatif. Bahkan, karya-karyanya sama dengan lukisan yang dibuat oleh pelukis abstrak terbaik saat ini. Mesin ini juga memiliki keterampilan lain. Ia berbicara, berjalan, dan memegang kuas dan pensil. Ia juga AI pertama yang mengadakan pameran seni.

Topic: #otak
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot