UC News

5 Klub Yang Paling Sial Di Final Liga Champions, Nomor 4 Sering Disebut Badut Eropa

Ada yang bilang lebih baik kalah di babak awal sekalian daripada kalah di partai final Liga Champions, karena gelar juara yang sudah di depan mata harus sirna padahal harapan begitu besar. Sebagai contoh di jika di Asia Tenggara ada Indonesia yang lima kali kalah di final Piala AFF, meski sering ke final, tetap saja Indonesia tidak begitu beruntung dalam hal gelar juara. Nah, demikian juga dengan Liga Champions, ada beberapa klub yang sering melaju babak final namun justru sering kalah dan tidak memaksimalkan semuanya. Meski beberapa kali juga berhasil menjadi juara, tapi tetap saja juga sering kalah. Jika Real Madrid adalah klub yang paling beruntung di final, maka berikut ini adalah beberapa klub Eropa yang paling sial di final Liga Champions.

1. Barcelona (3 Kali Kalah)

5 Klub Yang Paling Sial Di Final Liga Champions, Nomor 4 Sering Disebut Badut Eropa
goal.com

Barcelona total sudah delapan kali menembus final Liga Champions, gelar pertama yang diraih oleh Blaugrana adalah pada 1991/92 saat dilatih oleh Johan Cruyff. Terlepas dari itu Barcelona sudah tiga kali lolos ke final namun tiga kali pula berakhir dengan kekalahan. Barca kalah pada final musim 1960/61, 1985/86, dan kemudian pada 1993/94. Pada final tahun 1961 Barcelona harus takluk dari Benfica.

2. AC Milan (4 Kali Kalah)

goal com

Sejauh ini AC Milan memang masih menjadi tim Italia dengan trofi UCL terbanyak, 7 kali. Akan tetapi, sebenarnya Rossoneri mampu menembus final sebanyak 11 kali yang artinya Milan harus merasakan empat kali kalah di laga puncak. Milan menjadi runner up pada 1957/58, 1992/93, 1994/95, dan 2004/05 saat dikalahkan Liverpool.

3. Benfica (5 Kali Kalah)

goal.com

Benfica adalah klub Portugal pertama yang mampu menjuarai UCL dan bahkan sebanyak dua kali. Namun, rival abadi FC Porto itu harus kalah lima kali di final. Benfica kalah di final UCL pada musim 1962/63, 1964/65, 1967/68, 1987/88, dan 1989/90.

4. Juventus (Kalah 7 Kali)

goal.com

Inilah klub yang paling apes di final Liga Champions, Juventus. Meskipun menjadi raja di Italia, Bianconeri kerap menjadi bulan-bulanan di UCL. Dari sembilan kali final, Juventus baru bisa dua kali menjadi juara yaitu pada 1985 dan 1996. Sementara tujuh final yang berakhir dengan kekalahan bagi La Vecchia Signora terjadi pada 1972-1973 , 1984-1985 , 1996/-997 , 1995-1996 , 1996-1997 , 1997-1998 , 2002-2003, 2014/15, dan 2016/17.

5. Bayern Muchen (5 Kali Kalah)

goal.com

Raksasa Jerman ini total sepuluh kali merasakan final UCL namun setengahnya berakhir dengan kekalahan dan dua kali menjadi korban treble winner tim lawan yaitu oleh Manchester United dan Inter Milan. Musim di mana Bayern Munchen menjadi runner up adalah pada 1981/82, 1986/87, 1998/99, 2009/10, dan 2011/12 .

Referensi:

football-tribe.com/indonesia/2017/05/12/kejayaan-juventus-di-liga-champions/

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot