UC News

5 Sebab Utama Mengapa NAZI Bisa Kalah di Perang Dunia II

Perang Dunia ke-2 berlangsung sekitar 6 tahun, berakhirnya perang itu ditandai dengan kekalahan NAZI Jerman beserta sekutu-sekutunya. Banyak orang yang menyatakan kekalahan blok Jerman sudah dapat diprediksi bahkan dari beberapa tahun sebelumnya. Lantas, memang apa saja penyebab kekalahan mereka.

  1. NAZI tak memiliki strategi perang jangka panjang
5 Sebab Utama Mengapa NAZI Bisa Kalah di Perang Dunia II
Referensi pihak ketiga: historyextra.com

Pasukan-pasukan Jerman memang mampu bergerak cepat menggunakan kendaraan bermotor maupun udara. Namun, secara realistis, mereka mungkin hanya bisa mengatasi negara-negara tetangga seperti Cheko, Polandia, maupun Perancis. Kemungkinan sangat kecil mereka mampu menundukan Uni Soviet yang memiliki jumlah tentara yang sangat banyak serta wilayah luas.

Apalagi Amerika Serikat, mereka tak mempunyai harapan mengalahkan lawan yang berada di belahan bumi lain sedangkan seluruh tentara NAZI sedang berkecimpung di Eropa.

2. Terlalu percaya diri

Referensi pihak ketiga: bbc.com

Jerman sangat percaya diri menggunakan kekuatan militernya yang sudah ada untuk menaklukkan Eropa. Alih-alih menggunakan tenaga manusia hasil penaklukan daerah untuk kepentingan militer, mereka lebih memilih menggunakan tawanan sebagai budak.

Selain itu, Jerman tidak membentuk negara-negara boneka untuk mempertahnkan wilayah. Mereka justru membuat pemerintah militer yang opresif dan dibenci.

3. Kurangnya SDA

Referensi pihak ketiga: ushmm.org

Jerman memang punya tambang batu-bara yang penting dalam peperangan. Namun, kebutuhan-kebutuhan lain seperti baja, minyak, dan gandum harus mereka impor dari negara lain. Lebih parahnya lagi, sebagian dari negara tersebut adalah musuh.

Jerman tak mungkin bisa bertahan dalam perang jangka panjang. Tapi, justru Hitler memerintahkan pasukannya untuk menyerang Uni Soviet dan Amerika.

4. Tak memiliki tujuan besar yang jelas

Referensi pihak ketiga: historyonthenet.com

Jerman memang terlihat luar biasa diawal-awal perang. Mereka berhasil menundukan daerah-daerah incarannya. Hal tersebut dapat dicapai melalui kedisplinan militer serta para jendral-jendral muda yang enerjik.

Akan tetapi, hal tersebut tak bertahan lama. Strategi-strategi militer yang tak efektif serta keputusan-keputusan kontroversial Hitler dalam perang membuat mereka semakin lama semakin lemah.

5. Kekusaan Hitler terlalu absolut

Referensi pihak ketiga: talkinbusiness.nl

Layaknya Napoleon, Hitler merasa harus punya kekuasaan penuh atas semua pasukan Nazi. Semua keputusan perang harus lewat persetujuannya.

Sebagai seorang tentara, Napoleon adalah jendral yang pernah memimpin langsung ribuan tentara dan mampu memenangkan banyak perang. Hal ini berbeda dengan Hitler yang hanya berpangkat kopral. Hitler juga terlihat tak sepandai Napoleon dalam mengatur pasukannya.

Sumber: aninditasaktiaji.com/5-sebab-nazi-jerman-kalah-perang-dunia-2-2/

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot