UC News

5 Tempat yang Harusnya Tak Ada Di Bumi

Listverse.com (12/8/2019) - Di dunia ada begitu banyak tempat tak terduga, termasuk tempat-tempat yang menyerupai keajaiban yang harusnya tak ada di Bumi.

Casorzo

5 Tempat yang Harusnya Tak Ada Di Bumi
Referensi pihak ketiga

Di pedesaan Piemonte, Italia, ada pemandangan yang tidak biasa. Ada pohon ceri di sana yang tumbuh langsung di atas pohon mulberry. Ini sama sekali tidak pernah terjadi sebelumnya.

Beacon of Marcaibo (Badai yang Tidak Pernah Berakhir)

Referensi pihak ketiga

Di Venezuela Barat di atas Sungai Catatumbo, ada badai yang tidak pernah berhenti. Mulai pukul 19:00 petir terus menyambar di atas air selama sepuluh jam setiap malam, 260 malam setiap tahun. Tidak ada yang tahu pasti mengapa itu terjadi. Teori utama adalah badai itu ada hubungannya dengan uranium di batuan dasar — ​​meskipun para ilmuwan meragukannya.

Blue Pond of Hokkaido

Referensi pihak ketiga

Di Pulau Hokkaido di Jepang ada sebuah danau dengan warna biru elektrik yang unik dan berkilau. Warnanya pun akan berubah ketika dilihat dari sudut yang berbeda. Ketika musim berubah, air berubah warna menjadi nuansa biru dan hijau. Danau itu sebenarnya buatan manusia. Penduduk setempat membuat bendungan di daerah itu dan membuat reservoir di mana air yang terhalang oleh bendungan bisa terkumpul. Namun, yang mengejutkan mereka, air yang dikumpulkannya berubah warna.

Batuan Pennsylvania

Referensi pihak ketiga

Di puncak bukit di Pennsylvania, ada bidang yang penuh dengan bebatuan aneh — dan tidak ada yang tahu mengapa ada di sana. Tidak ada sisi tebing yang lebih tinggi di dekatnya, sehingga tidak mungkin jatuh karena tanah longsor. Penduduk asli tahu tentang hal itu sebelum pemukim Eropa tiba. Ketika batuk diketuk akan terdengar seperti simbal pada drum.

Kawah Ijen

Referensi pihak ketiga

Kawah Ijen sering digambarkan sebagai gunung berapi dengan lava biru, meskipun para ilmuwan sekarang tahu cairan biru itu bukan benar-benar lava tetapi belerang. Gas belerang di dalam memanas dan meledak keluar, menembakkan api biru hingga 5 meter ke udara. Gas-gas itu kemudian mengembun menjadi sulfur cair, yang tumpah di lereng gunung, tampak seperti lava neon biru yang mengalir. Sulfur di udara membuatnya beracun. Para peneliti dan fotografer yang mengunjunginya harus memakai masker gas agar tetap aman.

Topic: #bumi
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot