UC News

Abdul Somad Kena Batunya. Tak Semestinya Dia Berbuat Seperti Itu. Dilaporkan Polisi

Abdul Somad Kena Batunya. Tak Semestinya Dia Berbuat Seperti Itu. Dilaporkan Polisi
Tempo.co


Ustadz Abdul Somad nampaknya kena batunya dengan video viralnya kali ini. Ia dianggap melecehkan umat nasrani karna telah menuduh simbol agamanya yakni Salib sebagai tak semestinya.

Video yang kabarnya diunggah sejak 3 tahun lalu, baru viral hari ini bertepatan dengan perayaan HUT RI 2019 dan sangat disayangkan sekali karna tak searah dengan semangat kebersamaan.

Atas ucapan Abdul Somad dalam videonya itu, sekelompok masyarakat di NTT melaporannya ke polisi dengan tuduhan penistaan agama. Sebenarnya Abdul Somad tak semestinya melakukan seperti itu. Melecehkan simbol agama lain bukanlah perbuatan baik . Sebalinya bisa merusak kerukunan hidup beragama.

Akankah Abdul Somad terkena pasal penistaan agama sebagaimana Ahok dulu dipolisikan karna pasal yang sama ? Kita akan lihat bagaimana polisi menangani kasus ini.

Sebagaimana TEMPO.CO, melaporkan, DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menilai isi ceramah Abdul Somad yang viral di media sosial sudah meresahkan umat Protestan dan Katolik di berbagai daerah.

Selain diduga menghina kepercayaan umat agama lain, GAMKI menilai ucapan Abdul Somad menjadi bibit tumbuhnya sikap radikalisme dan kebencian terhadap orang yang berbeda agama dan kepercayaan.

Sahat Martin Philip Sinurat, Sekretaris Umum Terpilih DPP GAMKI, meminta Abdul Somad segera memberikan klarifikasi kepada masyarakat, khususnya umat Kristen Protestan dan Katolik di seluruh Indonesia.

"Banyak pihak yang mendesak kami untuk segera melaporkan UAS," kata Sahat dalam siara persnya hari ini, Minggu, 18 Agustus 2019.

Sebelumnya, Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) telah melaporkan Abdul Somad ke Polda NTT lantaran video tentang salib dan patung yang dinilai menistakan Agama Kristen.

"Kami sudah melaporkan Ustad Abdul Somad ke Polda NTT terkait ceramahnya yang melecehkan umat Kristen," kata anggota Brigade Meo, Jemmy Ndeo, kepada Tempo, Sabtu, 17 Agustus 2019.

DPP GAMKI menganggap ucapan Abdul Somad bersifat individu dan bukan mewakili umat Islam di Indonesia. Sahat menyayangkan tindakan Somad yang notabene berstatus PNS. **

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot