UC News

Ancaman Zika Mulai Masuki Eropa

Ancaman Zika Mulai Masuki Eropa
llustrasi

Analisadaily - Pemerintah Inggris meningkatkan pertahanannya terhadap migrasi nyamuk yang pembawa penyakit mematikan.

Naiknya suhu karena perubahan iklim telah memicu pergerakan nyamuk yang menyebarkan virus zika, demam berdarah dan malaria. Sebelumnya nyamuk itu menyerang kawasan Amerika Selatan, termasuk yang paling parah Brazil.

Para ahli meyakini wabah tersebut tidak dapat dihindari sehingga Lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris atau Public Health England (PHE) membentuk tim untuk mengendalikan nyamuk mematikan agar tidak berkembang biak.

Nyamuk-nyamuk itu dibawa oleh truk yang menyeberangi selat dan kini telah terdeteksi di seluruh Inggris Tenggara. Nyamuk ini membawa virus zika yang bisa menyebabkan cacat lahir, virus chikungunya dan demam berdarah.

"Kami mencoba untuk menunda atau mencegah pembentukan spesies invasif ini. Nyamuk-nyamuk ini cerdik, mereka bertelur yang dapat bertahan selama musim dingin, dan sulit dikendalikan begitu terbentuk," kata ahli medis di PHE, Dr. Jolyon Medlock, dilansir dari Mirror, Kamis (14/11).

PHE juga memantau nyamuk di 38 pelabuhan laut dan bandara se-Inggris serta 30 lokasi jalan raya. Dr. Medlock rutin melakukan koordinasi bulanan dengan pejabat pemerintah.

"Ada penelitian yang menunjukkan bahwa cuaca cukup hangat untuk berkembangnya parasit malaria di Inggris," sebutnya.

Malaria dapat ditularkan oleh lima dari 36 spesies nyamuk asal Inggris. Tetapi kehadiran serangga pembawa penyakit tidak cukup untuk berkembangnya penyakit tropis, karena virus dan parasit harus mampu mereplikasi dan bertahan hidup di lingkungan baru mereka.

Topic: #virus zika
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot