UC News

Asal-Asalan Bangun Rumah. Tukang ini Nyesal Seumur Hidup karena

"2 bulan lagi kamu sudah masuk waktunya pensiun. Tahun ini aku punya kebijakan baru. Setiap yang mau pensiun wajib mengerjakan rumah satu lagi. Tapi tidak dapat persentase seperti biasa. Hanya sebagai bentuk loyalitas dengan perusahaan." Ucap pak direktur.

Si tukang mengatakan 'iya'. Mana mungkin dia berani menentang omongan bos besar. Terlebih ini di penghujung masa kerja. Takut di PHK dengan alasan tidak taat aturan dan gak dapat pesangon.

Maka si tukang dengan perasaan dongkol, dengan setengah hati membangun rumah satu lagi. Dia mengerjakan rumah terakhir itu ala kadarnya. Dibuatnya asal-asalan. Yang penting berdiri tegak dan terlihat seperti rumah.

Alhasil rumah itu jadinya nggak karu-karuan. Banyak sisi yang tidak simetris. Keramik pecah. Dinding retak-retak. Dan lantai kamar mandi ambles.

Asal-Asalan Bangun Rumah. Tukang ini Nyesal Seumur Hidup karena
sumber bangunan tak simetris: tribunnews.com
sumber keramik pecah: tribunnews.com
sumber dinding retak: tribunnews.com

Singkat cerita tibalah waktunya si tukang menerima pesangon dan berpamitan dengan bos. "Terima kasih ya. Ini kunci rumah yang kamu bangun. Itu untukmu. Sebagai hadiah atas pengabdianmu selama ini." Ucap pak bos. Si tukang kaget bak disambar gledek. Terhenyak dalam penyesalan akibat ulahnya sendiri.

Dia benar-benar gak menyangka. Ternyata pak bos sudah merencanakan hal baik untuknya. Sementara dirinya justru berprasangka buruk kepada pak bos. Si tukang pun pamit dengan perasaan campur aduk di dada. Dia menyesal seumur hidupnya. Sebuah 'tamparan' kehidupan yang membekas hingga akhir hayat.


Dari kisah ini kita bisa ambil hikmah:

Janganlah gampang berpikir negatif kepada sesuatu yang tampaknya buruk. Sebab belum tentu sebenarnya demikian. Teruslah berpikir positif dan senantiasalah berbuat baik. Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula. Berlaku sebaliknya.

Sumber: Terinspirasi dari kejadian yang dilansir dari pengalaman pribadi penulis dan tribunnews.com, liputan6.com, hidayatullah.com

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot