UC News

Atasi Banjir Jakarta Butuh Waktu, Perjalanan Anies Masih Panjang

Atasi Banjir Jakarta Butuh Waktu, Perjalanan Anies Masih Panjang

FacebookTwitterWhatsAppLineTelegramFacebook MessengerEmail

Anies Baswedan lagi-lagi menjadi sasaran untuk disalahkan atas banjir Jakarta yang kembali terjadi pada Selasa (26/2) kemarin. Padahal menurut sejumlah pihak, Anies Baswedan telah melakukan yang terbaik untuk mengatasi banjir Jakarta. Perjalanan Anies pun masih panjang, mengingat mengatasi banjir Jakarta membutuhkan waktu.

Komisi V DPR mengkritik ketidakhadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam rapat di ruang rapat Komisi V DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2). Padahal, rapat itu untuk membahas masalah banjir yang kerap kali melanda Jakarta dan sekitarnya.

Merespons kritikan DPR, Anies pun buka suara. Dilansir Detik, Anies mengatakan tidak ada niat untuk mangkir dari rapat tersebut.

“Sebenarnya dari malam, kita itu terus di lapangan, bersama dengan warga, karena sampai dengan tadi pagi itu masih banyak genangan-genangan, jadi berada di lapangan terus,” katanya.

“Karena itu saya sampaikan kepada semua, izinkan saya bekerja bersama rakyat dulu sekarang ini, bersama warga. Pembahasan mengenai banjir dan lain-lain kita lakukan sesudah warga bisa kembali lagi ke rumahnya masing-masing, dan Alhamdulillah sore ini 100 persen sudah surut,” lanjutnya.

Advertisement

Ia pun menjabarkan sejumlah kerja-kerja yang dilakukan sejak banjir melanda sejak 25 Februari 2020 lalu.

“Bukan hanya pengecekan lapangan, kan pengecekan lapangan itu, satu memastikan bahwa kebutuhan logistik dari masyarakat itu terpenuhi. Kedua, pos-pos kesehatan melayani semua kebutuhan,” tutur Anies.

“Ketiga, tidak ada hambatan di sistem drainase sehingga proses penyurutan air itu bisa berjalan tanpa hambatan,” lanjut eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Baca juga: Strategi Anies Baswedan Cegah Banjir Jakarta Tidak Bekerja

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun membela Gubernur Anies Baswedan. Dilansir dari Suara, ia menilai tidak adil jika Anies disalahkan dalam hal banjir Jakarta.

Sandiaga menilai Anies sudah melakukan penanganan banjir Jakarta dengan baik.

“Saya rasa enggak fair karena gubernur sudah memberikan yang terbaik,” ujar Sandiaga.

Menurut Sandiaga, semua pihak seharusnya memberikan dukungan kepada Gubernur DKI itu. Khususnya dalam mengatasi banjir Jakarta.

“Kita justru harus mendukung Pak Anies ini, ya tentunya tugasnya berat, apalagi kerja sendiri,” ucap dia.

Anies Baswedan dan banjir DKI. (Foto: Inisiatif)

Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah.

Sebagaimana dilaporkan Tribun, Saefullah membela Anies Baswedan. Ia menilai masa jabatan Anies sebagai Gubernur DKI masih panjang, masih ada waktu untuk melakukan berbagai program kerja.

Ia heran Anies mendapat begitu banyak protes di umur masa jabatannya yang masih muda.

“Beliau belum berakhir, kita terima kasih dikasih input di tengah jalan seperti ini,” katanya.

“Beliau masih tiga tahun, jadi baru start ini, baru start kok sempritnya banyak banget, semprit kiri, semprit kanan, semprit atas,” tambah Saefullah.

Saefullah mulanya menyinggung soal banjir yang belum lama ini melanda wilayah Jakarta.

Terkait hal itu, ia pun menyinggung soal pro-kontra naturalisasi dan normalisasi Sungai Ciliwung.

“Ya sudah, mau normalisasi, mau naturalisasi yang penting kita kerjakan saja,” kata Saefullah.

“Kali di jakarta bukan hanya 1 Ciliwung, ada 13.”

Baca juga: Banjir Jakarta, Ribuan Rumah Terendam, Listrik Padam

Saefullah menjelaskan, banjir di sejumlah wilayah Jakarta disebabkan karena lebar sungai yang terus berkurang.

“Persoalannya apa? Sungainya kurang lebar, sudah kita bayar tahun kemarin 2019, tinggal sekarang dieksekusi fisiknya.”

Lantas, ia mengaku tak peduli sungai-sungai di Jakarta itu akan dinaturalisasi atau dinormalisasi. Yang terpenting baginya yakni pemerintah DKI Jakarta terus berupaya menanggulangi banjir.

“Itu nanti mau dinamakan naturalisasi atau normalisasi terserah saja,” terang Saefullah.

“Yang penting sudah kita bayar, kita kerjakan terus kita masukkan saluran air di bawah Kali Malang, kita masukin ke dalam BKT (Banjir Kanal Timur).”

Lebih lanjut, Saefullah berharap warga Jakarta bisa secepatnya terbebas dari banjir.

“Sehingga harapan kita tahun 2020 ini warga Cipinang Melayu bebas dari banjir,” imbuhnya.

Penulis: Virdika Rizky Utama

Editor: Aziza Fanny Larasati

Keterangan foto utama: Gubernur Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Twitter/Suara Anies Baswedan @SuaraAnies)

FacebookTwitterWhatsAppLineTelegramFacebook MessengerEmail

BERLANGGANAN

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot