UC News

Bawa Calon Istri Buka Puasa. Pria Ini Nangis Dengar Ucapan Anaknya, Ternyata

Bawa Calon Istri Buka Puasa. Pria Ini Nangis Dengar Ucapan Anaknya, Ternyata
Referensi pihak ketiga

Diceritakan Ramdan (samaran) harus merasakan pahitnya ditinggal istri untuk selamanya. Duma (bukan nama asli) mengalami kecelakaan ketika pulang belanja dari pasar. Kecelakaan yang membuatnya di rawat selama 2 hari kemudian Tuhan memanggilnya. Namun saat istrinya meninggal anak semata wayang mereka masih 2 tahun sehingga tidak tahu akan hal tersebut. Ia hanya tahu ibunya sedang pergi jauh. Setelah pemakaman sepanjang perjalanan pulang ia terus memanggil nama ibunya dengan tangisan tak kunjung berhenti.

Sejak kepergian Duma tidak mungkin ia terus bersedih hati lantaran masih ada anak yang harus dibesarkan. Perannya pun berubah menjadi ayah sekaligus ibu. Ia berusaha meluangkan waktu untuk bersama putrinya. Hanya saja setiap malam ia terus menanyakan kapan ibunya pulang. Sebagai ayah Ramdan berusaha menjelaskan sambil memeluk putrinya dengan menahan tangis. Beberapa tahun berlalu keluarga serta orang-orang berusaha memperkenalkan banyak wanita sebagai pengganti istrinya namun belum ada tanggapan.

Referensi pihak ketiga

Alasannya Ramdan belum bisa melupakan wajah istrinya yang terakhir sebelum meninggal. Sampai kakak iparnya membujuk. Ia meminta agar segera menikah. Putrinya butuh ibu. Itulah alasan yang digunakan untuk membujuk Ramdan karena kakak ipar tahu setiap hari ia masih sering menangis saat melihat wajah putrinya yang mirip istri. Setelah merenung akhirnya diputuskan untuk mencoba membuka hati. Saat itu anaknya tepat berumur 6 tahun. Alhasil ia berkenalan dengan perempuan. Wanita ini lemah lembut dan ramah.

Referensi pihak ketiga

Merasa cocok akhirnya dibawalah berkenalan dengan putrinya tepatnya di bulan puasa. Ramdan pikir ini rencana paling baik agar anaknya mengenal lebih jauh. Hari itu Ramdan pulang kemudian menjelaskan jika ibunya akan pulang. Awalnya si anak merenung tapi akhirnya setuju bertemu. Dan ketika ditanya apakah ingat wajah ibunya ia menggelengkan kepala. Sampai akhirnya sore itu calon istri barunya datang dengan tersenyum lembut kemudian membentangkan tangan memeluk anaknya. Mulanya hanya diam sampai akhirnya mendekat dengan panggilan mama.

Usia makan malam si anak mengajak ayahnya masuk kamar lalu bicara. "aku tahu tante itu bukan mama ku?" ucapnya. Ramdan kaget mendengar hal tersebut. Lalu putrinya melanjutkan "beberapa hati yang lalu aku mendengar kakek dan nenek ngomong kalau mama tidak akan pulang lagi. Mama sudah meninggal saat aku berumur 2 tahun. Tapi papa tidak tahu, dikira mama kerja di tempat jauh sekali. Kalau tante itu baik sama papa, aku mau kok dia jadi mamaku" ucapan dengan wajah polosnya. Air mata Ramdan mengalir deras sambil memeluk putrinya. Ia tak menyangka anaknya sudah berpikir sejauh itu.

Sumber:tribunnuwews. Com

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot