UC News

Begini Akibatnya Jika Terlalu Sering Makan Mie Instan

Yusup Hamdani - Bagi kebanyakan orang, mi instan adalah makanan yang perlu distok di rumah. Apalagi cara membuatnya yang mudah dan tak membutuhkan lama, membuat mi instan kerap jadi pilihan saat lapar.

Begini Akibatnya Jika Terlalu Sering Makan Mie Instan
Referensi pihak ketiga

Tak sedikit pula yang menambahkan sayur ke dalam semangkuk mie instan untuk meningkatkan nilai gizinya. Namun, benarkah semua masalah akan selesai dengan cara ini?

Referensi pihak ketiga

Menurut laporan World Instant Noodles Asosiation (WINA), Indonesia menduduki posisi kedua sebagai negara yang warganya paling banyak menonsumsi mie instan. Masyarakat kita sering menjadikan mie instan untuk sarapan, makan siang, makan malam, pengganjal perut hingga teman nonton bola. Perlu anda ketahui, mengonsumsi mie instan secara berlebihan dapat mengakibatkan 'kanker lambung'.

Sisi gelap mie instan

Referensi pihak ketiga

Anda harus mengetahui bahwa mie instan memiliki kandungan nutrisi yang rendah, lemak yang tinggi, mengandung pengawet, pewarna buatan hingga zat aditif. Dokter asal New Delhi, Dr. Sunil Sharma menyatakan kandungan-kandungan tersebut bisa memperparah kesehatan seseorang. Ilmuwan di Amerika Serikat, Hyun Shin juga menyebut mie instan tak bagus bagi kesehatan tubuh karena mengandung lemak jenuh. Bahkan, lambung memerlukan beberapa jam untuk mencerna atau menghancurkan mie instan. Dengan kata lain, mie instan merupakan makanan yang sulit dicerna.

Selain membuat pencernaan lebih lambat, sering mengonsumsi mi instan terlalu sering bisa menyebabkan paparan berlebihan dari butiran hidroksanisol dan tt-butil hidrokuinon, dua bahan pengawet yang bisa menyebabkan kecemasan, asma, dan diare.

Risiko penyakit jantung

Referensi pihak ketiga

Dalam penelitian sebelumnya yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition diketahui bahwa orang yang mengonsumsi mi instan dalam jumlah berlebihan memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami sindrom metabolik, serangkaian gejala termasuk tekanan darah tinggi, kadar kolesterol HDL rendah, dan risiko tinggi terhadap penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

Mengandung banyak garam

Referensi pihak ketiga

Mi instan mengandung banyak garam yang berujung pada masalah kesehatan. Seperti yang diungkapkan dalam penelitian di jurnal American Journal of Hypertension pada 2014 bahwa konsumsi natrium merupakan salah satu faktor utama dalam tingkat yang tinggi dalam 23 studi kasus terakhir.

Natrium berlebih juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Referensi :

  • Suara.com
  • Area_sehat.ig

Bantu klik IKUTI ya bos...!!!


READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot