UC News

Belum Dapat Jatah Menit Bermain, Ismed Sofyan Santai dan Tetap Setia di Persija Jakarta

Belum Dapat Jatah Menit Bermain, Ismed Sofyan Santai dan Tetap Setia di Persija Jakarta
Ismed Sofyan - Bolasport.com/Feri Setiawan

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -Ismed Sofyan masih akan tetap bertahan di Persija Jakarta, meski tak lagi mudah mendapat jatah menit bermain.

Persija Jakarta kini tak lagi bertumpu pada seorang Ismed Sofyan di sektor kanan pertahanan.

Pasalnya tim Ibukota ini sudah mendatangkan seorang Marco Motta mantan bek Juventus di musim 2014/2015.

Bahkan selain Motta sebelumnya Persija juga telah merekrut Alfath Fathier dari Madura United untuk menambah kekuatan di sektor tersebut.

Tampil dua kali di Liga 1 2020 ini tim Macan Kemayoran memasang Marco Motta posisi yang dulu dikuasai oleh Ismed Sofyan.

Sebelum datangnya Marco Motta dan Alfath Fathier, posisi bek kanan sudah mesti milik pemain yang akrab dipanggil Bang Haji Ismed ini.

Ismed Sofyan telah mencatatkan 77 kali penampilan di era Liga 1 terhitung sejak musim 2017.

Kini diusianya yang sudah menginjak 40 tahun, Haji Ismed telah merelakan posisinya itu untuk ditempati para pemain muda.

Ia akan menjadi pelapis bagi kedua pemain tersebut, namun begitu dia akan selalu siap apabila pelatih Sergio Farias memintanya untuk turun gunung membantu Persija di kompetisi musim ini.

“Dengan adanya Motta dan Alfath, bagus karena semakin banyak pemain berkualitas, artinya saya tidak lagi kelelahan. Masa dari dahulu saya terus yang bermain. Kini saya jadi back-up keduanya sudah cukup,” Dikutip BolaSport.com dari Liga-Indonesia.id.

Bersama Bambang Pamungkas, Ismed Sofyan menjadi pemain terlama yang menghuni skuad tim Macan Kemayoran.

Bahkan saat Bambang Pamungkas pensiun, Ismed masih ditempatnya dan masih memiliki kontrak sampai 2021.

Pemain asal Aceh ini telah mendedikasikan sebagian besar kariernya di Perija Jakarta, Terhitung sejak tahun 2003 Ismed Sofyan tak pernah ke lain hati membela klub manapun selain Persija.

Pengabdian Ismed bersama Macan Kemayoran akhirnya berbuah hasil dimusim 2018 saat mereka menggondol piala Liga 1 dengan susah payah hanya terpaut satu poin dari PSM Makassar.

Persija Jakarta telah menjadi bagian dari hidup Ismed Sofyan dan begitu juga sebaliknya.

Pada saat Ismed ditanya mengenai isu kepindahanya ke tim lain karena sudah minimya tempat di Persija.

Dia mengatakan sangat menghormati apa yang telah diberikan Persija Jakarta untuk dirinya, tak mungkin dia meninggalkan tim yang telah membesarkan namanya tersebut.

“Mungkin itu hanya gosip, saya memiliki kontrak hingga 2021. Saya menghormatinya,” ujar Ismed dilansir BolSport.com dari liga-indonesia.id

Bantah bakal hengkang

Bek Persija Jakarta, Ismed Sofyan, menegaskan bahwa dirinya tetap menjadi bagian dari skuad Macan Kemayoran pada gelaran Liga 1 2020.

Ismed Sofyan memang belum merasakan atmosfer pertandingan kala membela Persija Jakarta di Liga 1 2020.

Hal itu dikarenakan pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, mengganti posisi Ismed Sofyan dengan pemain lain.

Hingga pekan ketiga Liga 1 2020, posisi bek kanan tim dengan julukan Macan Kemayoran tersebut selalu diisi oleh pemain anyarnya yaitu Marco Motta.

Terlebih, Ismed Sofyan pun tak masuk dalam daftar 18 pemain yang diikutsertakan pada dua laga awal pertandingan Persija Jakarta.

Lantas dengan hal tersebut, muncul pertanyaan bagaimana nasib dari pemain dengan nomor punggung 14 di Persija itu sampai-sampai dikabarkan ia akan pindah klub.

Akhirnya, Ismed Sofyan memberikan komentar terkait status dirinya dalam skuad Macan Kemayoran.

Pemain berusia 40 tahun tersebut menegaskan bahwa ia tetap menjadi bagian dari Persija Jakarta.

Ismed mengatakan bahwa dirinya masih memiliki kontrak yang berdurasi hingga tahun 2021.

"Saya rasa kabar kepindahan saya itu hanya gosip, saya masih memiliki kontrak dengan Persija Jakarta hingga 2021," kata Ismed Sofyan seperti dilansir oleh Bolasport.com dari situs resmi Liga Indonesia.

Ia pun mengaku akan tetap menghormati kontraknya bersama Macan Kemayoran.

Ismed juga menyampaikan hal terkait dirinya yang tak dimainkan oleh juru taktik Persija Jakarta hingga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020.

Pemain kelahiran Aceh tersebut tampaknya tidak merasa dipusingkan meski dirinya belum diturunkan.

"Tentu dengan adanya mereka (Motta dan Alfath) menjadi bagus karena banyak pemain berkualitas, artinya saya tidak kelelahan," ujar Ismed Sofyan mengakhiri.

Ismed Sofyan Dilaporkan ke Polisi

Pemain Persija Jakarta, Ismed Sofyan, dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh istrinya Cut Rita atas dugaan Kekerasan dan penelantaran.

Ismed Sofyan dengan Cut Rita telah menikah dari 2009 lalu, namun kabar kurang sedap pada 2017 yang mana bek Persija Jakarta itu dikabarkan selingkuh hingga hal itu pun berujung sebuah perceraian.

Cut Rita melaporkan Ismed Sofyan langsung ke kantor polisi yang dilakukan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Cut Rita mengaku bahwa Ismed Sofyan sudah tak pernah memberikan nafkah kepadanya.

"Semenjak 2017 dia keluar dari rumah dan dia tidak pernah beri nafkah saya sampai sekarang tahun 2020," kata Cut Rita di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu, (18/3/2020).

Menurut Cut Rita, Ismed Sofyan sebenarnya telah menggugat cerai dirinya di Pengadilan Agama Depok.

Laporan perceraiannya sudah dilaporkan Ismed Sofyan sebanyak dua kali.

Meski sudah dua kali, namun belum ada putusan pasti dari pengadilan sehingga mereka masih dinyatakan menjadi suami dan istri yang sah.

Putusan perceraian belum sah karena Ismed Sofyan dinyatakan belum memberikan atau membayar uang iddah mut’ah untuk Cut Rita.

Nafkah Iddah mut'ah adalah pemberian dari bekas suami kepada istrinya yang dijatuhi talak berupa uang atau benda lainnya.

“Saya minta Ismed udah hampir empat tahun ya dia belum ceraikan saya, belum bayar uang idah mut’ah saya, tidak nafkahkan saya,” ujar Cut Rita.

Cut Rita mengatakan, pengacaranya meminta uang iddah mut'ah ke Ismed Sofyan sebesar Rp 2 miliar.

Tapi pengadilan hanya menyetujui Rp 500 juta.

“Saya minta uang itu karena saya punya utang di Bank Mandiri atas tanda tangan Ismed. Agunannya mobil," ucapnya.

Sementara itu, alasan Cut Rita meminta cerai bukan hanya mengenai perselingkuhan saja.

Namun menurutnya ia sebelumnya mendapatkan perlakuan kekerasan dalam rumah tangga dari Ismed.

Ia melaporkan suaminya itu harapannya agar suaminya menceraikan dia dan memberikan uang iddah mut’ah untuknya.

“Laporannya KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) pelantaran dari 2017. Tapi waktu itu saya tidak visum. Dulunya kan dia pukul saya sampai habis semua ini. Tapi saya tidak visum,” ujar Cut Rita.

“Harapan saya dia ceraikan saya, dia membayar uang Iddah Mut'ah ini, udah selesai untuk saya itu.”

Laporan Cut Rita diterima Polsa Metro Jaya dengan nomor LP/1482/III/YAN.2.5/2050/SPKTPMJ.

Ismed dilaporkan dengan Pasal 49 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT.

Dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa tindakan KDRT berakibat pada kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis dan penelantaran rumah tangga. (BolaSport.com)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot