UC News

Berbeda dengan Film Lainnya, Preman Pensiun Hadirkan Sosok Polisi Asli

Berbeda dengan Film Lainnya, Preman Pensiun Hadirkan Sosok Polisi Asli
Sosok polisi dalam film ini adalah polisi sungguhan dan hingga saat ini masih aktif bertugas, yakni Wakapolres Majalengka, Kompol Hidayatullah. / Foto: SINDOnews/Inin Nastain

MAJALENGKA - Sukses lewat sinetron yang tayang di RCTI, Muslihat bersama kawan-kawannya sesama preman akan segera menyapa para penggemarnya lewat film "Preman Pensiun". Rencananya, film garapan sutradara Aris Nugraha ini akan tayang secara serentak di bioskop pada 17 Januari mendatang.

Dibanding film-film lainnya, dalam hal pemeran pembantu, "Preman Pensiun" memiliki keistimewaan sendiri. Pasalnya, pemeran pembantu dalam film produksi MNC Pictures ini tidak dimainkan sembarang orang, melainkan sosok profesional.

Ya, sosok polisi dalam film ini adalah polisi sungguhan dan hingga saat ini masih aktif bertugas, yakni Wakapolres Majalengka, Kompol Hidayatullah, yang beradu peran dengan para pemain Preman Pensiun. "Saat itu saya menjabat sebagai Kapolsek Bandung Wetan," kata dia kepada SINDONews, Sabtu (12/1).



Keterlibatan Kompol Hidayatullah dalam film Preman Pensiun sendiri berawal dari komunikasi dengan pihak produser. Saat itu, pihak Preman Pensiun membutuhkan sosok polisi yang akan terlibat dalam film tersebut.

"Ada casting dari produser Preman Pensiun. Waktu itu ada sekitar 11 Kapolsek dari Bandung semua. Hasil casting dari 11 itu hanya diambil satu," ungkap Kompol Hidayatullah.

"Perannya memang khusus anggota. Tugasnya melakukan penyelidikan, penyidikan. (Ceritanya) terjadi pertikaian antar preman. Kita melakukan penyidikan sampai dengan tindakan tegas, penangkapan terhadap salah satu pelaku di Preman Pensiun. Durasi sekitar 2 menit," jelas dia.

Dijelaskan Hidayatullah, keterlibatannya dalam Preman Pensiun tidak terlepas dari upaya untuk memperkenalkan tugas dari kepolisian itu sendiri. "Tujuan kita cuma satu ya, ingin mem-publish-kan kepada masyarakat bahwasanya untuk pemeran polisi itu, ya begitulah protapnya ya," tuturnya.

"Kebanyakan kita lihat di film, polisi itu diperankan oleh masyarakat umum. (Dalam Preman Pensiun) protap ataupun prosedur yang dilaksanakan dalam hal tindakan kepolisian benar adanya, tidak dibuat-buat, tidak dikarang-karang," lanjut dia.

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot