UC News

Bus TransJakarta Era Jokowi dan Ahok Digugat, Tak Disangka Anies Bilang Begini!

Bus TransJakarta Era Jokowi dan Ahok Digugat, Tak Disangka Anies Bilang Begini!
Kompas.com

Masalah pengadaan bus TransJakarta tahun anggaran 2013 terus bergulir. Kali ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang harus membereskan persoalan tersebut dengan kembali ke ranah hukum. Diketahui kasus ini terjadi saat kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Biro Hukum menggugat perusahaan penyedia bus yang memenangkan tender kala itu, yaitu PT Putera Adi Karyajaya. Pemprov DKI sejauh ini sudah membayar uang muka sekitar Rp 110 miliar untuk pengadaan bus.

Cnbcindonesia.com

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), nominal tersebut harus dikembalikan oleh pihak ketiga lantaran perjanjian pengadaan dengan pihak ketiga telah dinyatakan batal demi hukum. Perusahaan diminta mengembalikan 20% dari uang muka yang sudah diterima.

"Ditindaklanjuti dibawa ke ranah hukum untuk pengembalian 20% uang muka yang sudah diterima. Kita diminta untuk meminta kepada para pihak ketiga untuk mengembalikan uang muka yang sudah disetorkan, yang sudah ditarik oleh mereka," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, seperti yang dilansir dari cnbcindonesia.com (30/01/19).

Respon Anies

Tribunnews.com

Menanggapi kabar tersebut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengelak saat ditanya soal 'kuburan massal' bus TransJakarta di Kabupaten Bogor. Menurutnya kasus tersebut masih dikaji oleh pihaknya.

Bus terbengkalai yang merupakan hasil pengadaan pada masa Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2013, Joko Widodo sudah hampir selesai masa pengkajiannya untuk ditindaklanjuti.

"Nanti dulu, itu lagi dikaji. Kajiannya udah hampir selesai, kalau selesai kita kabarin," kata Anies, seperti yang dilansir dari suara.com (30/07/19).

Bagaimana menurut anda? Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot