UC News

City Dilarang Tampil 2 Musim di Liga Champions, Ini 3 Dampak Buruknya Bagi Asuhan Pep

Manchester City yang tengah bersiap memainkan laga babak 16 besar Liga Champions versus Real Madrid, mendapat kabar buruk dari UEFA. Badan otoritas tertinggi sepakbola Eropa itu memberikan sanksi kepada anak Manchester City Karen melanggar FFP (Financial Fair Play).

Seperti dilansir espn.com (15/02/2020) UEFA membuat keputusan untuk melarang keikutsertaan Manchester City dari seluruh kompetisi antarklub mereka (Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Super) mereka selama dua tahun ke depan. Manajemen City kemudian langsung merespons pernyataan resminya.

"Kami kecewa tetapi tidak terkejut dengan pengumuman hari ini oleh badan beradilan. Klub sudah mengantisipasi hal-hal yang terjadi berkaitan dengan kasus ini untuk kemudian mencari badan independen dan menjalani proses secara imparsial mempertimbangkan badan komprehensif bukti yang tak terbantahkan untuk mendukung pembelaan kami."

City Dilarang Tampil 2 Musim di Liga Champions, Ini 3 Dampak Buruknya Bagi Asuhan Pep
instagram.com/espnfc

UEFA kemudian menambahkan andai City berhasil menjadi juara Liga Champions di akhir musim ini, sanksi itu akan tetap berlaku. Tentunya ini merupakan kabar buruk bagi City karena kita tahu bahwa klub kota Manchester itu sudah merajai kompetisi domestik dalam dua musim terakhir. Kemudian target juara Liga Champions menjadi prioritas utama mereka.

Setidaknya ada tiga dampak buruk bagi asuhan Pep Guardiola atas sanksi larangan tampil dalam dua musim ke depan di Liga Champions.

1. Sulit datangkan pemain bintang

Liga Champions Eropa adalah magnet bagi para pemain bintang. Pemain top manapun pastinya mendambakan bermain di turnamen paling bergengsi di Eropa yakni Liga Champions. Dengan larangan tampil dalam dua musim, akan sangat sulit bagi City untuk merekrut pemain bintang untuk memperbesar kans juara di Liga Champions.

2. Pendapatan klub akan mengalami penurunan

Liga Champions Eropa bergelimang hadiah uang, dengan tidak tampil dalam dua musim City dipastikan akan mengalami penurunan pendapatan bagi kas klub. Tentunya ini akan menjadi masalah besar karena dua tahun adalah waktu yang lama. Apalagi dari musim ke musim hadiah uang di Liga Champions selalu mengalami kenaikan. Sebagai hitung-hitungan, juara Liga Champions musim lalu Liverpool mendapatkan 111 juta Euro. Sementara musim sebelumnya Real Madrid meraih 90,8 juta Euro.

3. Pemain Bintang City Berpeluang Direkrut Klub Elite Eropa lain

Kesuksesan City meraih berbagai trofi domestik adalah berkat para pemain bintang seperti Kevin De Bruyne, Bernardo Silva, Aguero, Sterling dan lainnya. Namun City harus khawatir dengan larangan tampil di Liga Champions membuat para pemain bintangnya bisa mengancam pergi karena ingin bermain di Liga Champions. Apalagi sanksi dua tahun bukan waktu yang sebentar.

Manchester City sendiri berniat mengajukan banding terkait keputusan sanksi yang sudah dijatuhkan UEFA. Kita harus menunggu apakah banding itu akan membuat UEFA mengurangi larangan tampil bagi City atau justru bandingnya akan ditolak.

Sumber: espn.com

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot