UC News

Diejek Mudik Pakai Motor. Orang-Orang Lantas Terdiam Lihat Dia Bawa ini

Diejek Mudik Pakai Motor. Orang-Orang Lantas Terdiam Lihat Dia Bawa ini
Sumber Ilustrasi: tribunnews.com

"Duh rempong amat ya mudik bawa anak istri pakai motor." Ucap tetangga ketika FN tiba di kampung halaman. "Merantau jauh-jauh ke kota kok gak ada perubahan ya. Mending nyangkul sawah aja kayak suamiku, bisa kebeli mobil." Timpal tetangga lain berbisik. "Iya tuh, judulnya aja tinggal di kota. Gak ada hasilnya." Sahut ibu berbadan besar.

Istri FN sampai tak tahan mendengarnya dan menangis. "Yah, kita kan mampu beli mobil. Bunda gak kuat lihat Ayah direndahkan terus oleh orang-orang di kampung ini." Tutur si istri dengan pipi basah oleh aliran embun hangat.

"Gak apa-apa. Kita belum butuh. Bunda tau sendiri kan kondisi jalanan kota sering macet di hari aktif. Ayah bisa sering terlambat loh kalau pakai mobil. Untuk apa beli mobil kalau niatnya hanya untuk dikatakan sukses oleh orang lain. Dan cuma dipakai sekali-sekali doang. " Ucap FN sambil melepas ikatan plastik besar.

"Nah, ayo kita silaturahmi ke tetangga-tetangga." Lanjut FN sambil mengangkat plastik besar. Si istri langsung paham. Di dalam plastik itu ada ratusan amplop yang berisi uang tunai masing-masing 300 ribu. Mereka sudah sepakat mau bersedekah ke tetangga-tetangga yang lemah finansial.

Orang-orang si tukang ngejek pun kaget terdiam ketika tahu FN membawa plastik besar berisi banyak uang untuk dibagikan ke para tetangga kurang mampu. Tapi tetap saja ada yang nyinyir sekalipun FN berbuat baik. "Ah sok kaya. Mobil aja gak kebeli. Malah bagi-bagi uang." Ucap seorang tetangga.

FN tak mau terpengaruh oleh ucapan-ucapan miring. Dia terus melangkah maju, berbuat baik hanya untuk mendapat ridho Tuhan.

Ternyata aksi FN diketahui oleh kepala desa. Si kepala desa lantas memanggil temannya yang seorang wartawan untuk meliput aksi FN diam-diam. Keesokan harinya aksi FN dan istri menjadi headline news koran lokal. Kabar itu pun begitu cepat jadi viral di sosial media. Sampai terdengar oleh Direktur perusahaan dimana FN bekerja. Pak Direktur terharu ada karyawannya yang lebih mementingkan orang lain ketimbang diri sendiri.

Pada hari kedua lebaran betapa kaget FN sekeluarga. Pak Direktur datang menemuinya di kampung. "Aku bangga punya karyawan berhati mulia sepertimu. Kamu bahkan layak mendapat yang lebih dari mobil ini. Tolong diterima." Ucap pak Direktur sambil menyerahkan kunci mobil Fortuner baru. Tak hanya itu pak Direktur pun merencanakan kenaikan jabatan bagi FN. Sungguh sebuah kabar baik yang beruntun. FN amat mensyukuri semua itu.

Suatu hari FN mencoba mobil barunya bersama keluarga besar. Melihat mobil fortuner baru melintas di jalanan kampung, para tetangga yang dulu mengejeknya dan suka nyinyir terdiam dengan panas hati. Menderita batin karena perasaan iri dan dengki dari dalam diri mereka sendiri.


Banyak sekali hikmah yang dapat kita petik dari kisah ini. Penulis yakin pembaca dapat menangkapnya. Silahkan tulis di kolom komentar ya.

Sumber: Terinspirasi dari kejadian nyata yang pernah penulis dengar

Sumber Lainnya: hidayatullah.com

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot