UC News

Dirantai Selama 20 Tahun dan Dipaksa Jadi Hewan Sirkus, Hewan Ini Hidup Tak Layak Hingga Alami Gagal Ginjal

Dirantai Selama 20 Tahun dan Dipaksa Jadi Hewan Sirkus, Hewan Ini Hidup Tak Layak Hingga Alami Gagal Ginjal

WIKEN.ID - Kekejaman sirkus hewan sudah tak bisa diragukan lagi.

Sebagian besar hewan yang dipaksa bekerja di sirkus mengalami penderitaan yang berat.

Selain terasing dari kehidupan liar di alam bebas dan bertemu dengan hewan lain yang satu spesies, hewan-hewan sirkus juga mengalami kehidupan yang tak layak.

Beberapa diperlakukan dengan sangat mengenaskan seperti dikerangkeng dan dirantai selama bertahun-tahun.

Tentu perbuatan ini menyalahi kodrat hewan yang sebenarnya bebas.

Sebelum akhirnya sirkus dilarang di beberapa negara, ada aturan yang menetapkan hewan-hewan yang tidak diperbolehkan penggunaannya di sirkus.

Namun, sebagian besar orang tidak mematuhi hukum dan banyak dari hewan liar di Peru dipelihara dan dipaksa untuk jadi hewan sirkus.

Inilah yang terjadi pada Mufasa, seekor singa gunung yang dirantai selama 20 tahun di kandangnya dalam truk.

Animal Defenders International (ADI) tidak setuju dengan perlakuan dan pelanggaran hukum semacam ini.

Mereka mulai melacak hewan-hewan yang diperlakukan kejam dan menyelamatkannya dari tempat mereka ditahan.

Mufasa adalah hewan buas terakhir yang ditahan di sirkus Peru. ADI adalah pahlawannya dan menyelamatkannya.

Itu bukan tugas yang mudah karena ada banyak tantangan yang harus dihadapi.

Polisi bahkan harus terlibat demi melancarkan proses pelepasan hewan itu.

Sirkus itu akhirnya diinstruksikan untuk melepaskan ikatan Mufasa dan membebaskannya.

Mufasa dikembalikan ke rumah ke habitat aslinya di hutan Peru.

Sayangnya, dia tidak dapat dikembalikan ke alam liar karena kondisinya yang mengenaskan.

ADI membangunkannya selubung khusus, tempat perlindungan di hutan Peru.

Mufasa diberi semua yang dia bisa butuhkan mulai dari makanan hingga perawatan terbaik.

Sedihnya dia hanya hidup beberapa bulan setelah dia dibebaskan.

Kehidupan yang terpaksa dia jalani di sirkus telah sangat merugikan kesehatannya.

Rantai telah menciptakan kerusakan fisik pada Mufasa, dia juga harus berurusan dengan gagal ginjal dan masalah kesehatan lainnya.

Mufasa tidak memiliki umur panjang setelah kebebasannya, tetapi waktu yang dimilikinya adalah untuk ADI.

Sungguh menakjubkan bagaimana Mufasa akhirnya tidur dengan tenang selamanya di tempat yang tak lagi mengekangnya. (*)

Topic: #singa
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot