UC News

Disbud Berharap Pemda Giat Kenalkan Budaya Riau di Tingkat Nasional

Disbud Berharap Pemda Giat Kenalkan Budaya Riau di Tingkat Nasional
Gubernur Riau Syamsuar saat menerima penghargaan.

PEKANBARU - Provinsi Riau kembali dipercaya menerima 6 (enam) Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang langsung diberikan oleh Menteri Dalam Negeri H Tjahjo Koemolo kepada Gubernur Riau H Syamsuar pada Selasa (8/10/2019) malam.

Prestasi cemerlang ini tentunya menjadi kebanggaan buat semua pihak. Namun tentunya juga dijadikan cambuk untuk Provinsi Riau termasuk Kota Pekanbaru untuk lebih giat mempromosikan atau mengenalkan beragam kebudayan di Riau di tingkat Nasional. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen saat dikonfirmasi Rabu (9/10/2019)

"Kita merasa bersyukur dengan adanya pengakuan tersebut. Bahkan sampai sekarang ini, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Riau sudah menerima 41 sertifikat WBTB. Namun ke depan, diharapkan pemerintah daerah melalui instansi terkait bisa lebih memakismalkan lagi perannya dalam mengangkat budaya Riau ke tingkat Nasional bahkan Internasional," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen.

Dari catatan Dinas Kebudayaan Riau, WBTB pertama didapat Riau pada 2013, yakni Tenun dari Siak. Kemudian pada 2015 pengakuan WBTB kembali didapat. Yakni Koba dari Rokan Hulu, Pacu Jalur dari Kuantan Singingi serta Menumbai dari Pelalawan.

Selanjutnya pada 2016, ada juga pengakuam WBTB untuk Riau, yakni. Bedewo Bonai dari Rokan Hulu, Calempong Oguong dari Kampar, Debus dari Inhu, Nyanyi Panjang dari Pelalawan, Randai Kuantan dari Kuantan Singingi dan Joget Sonde dari Meranti.

Pada 2017 ada Batobo, Rumah Lontiok, Silat Perisai, Sijobang Buwong Gasiong masing-masing dari Kampar. Manongkah dari Indragiri Hilir. Onduo Rokan dari Rokan Hulu.

Perahu Beganduang dari Kuantan Singingi, Zapin Api dan Zapin Meskom dari Bengkalis. Selembayung dan Tunjuk Ajar Melayu atas nama Provinsi Riau.

Selanjutnya untuk WBTB 2018, yakni, Silek Tigo Bulan, Ratik Bosa / Ratik Togak, Lukah Gilo Riau masing-masing daei Rokan Hulu. Ghatib Beghanyut, Syair Siak Sri Indrapura dari Siak. Tari Gendong atas nama Siak, Meranti dan Bengkalis.

Kemudian Kayat Kuansing/Kayat Rantau Kuantan serta Silat Pangean dari Kuantan Singingi, Nandung Indragiri Hulu dari Indragiri Hulu). Ada juga Belian dari Pelalawan, Basiacuong, Pantun Atui, Badondong serta Kotik Adat Kampar masing-masing dari Kampar.

Untuk diketahui, 6 (Enam) Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang langsung berikan oleh Menteri Dalam Negeri H. Tjahjo Koemolo kepada Gubernur Riau H Syamsuar tersebut juga dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Efendi, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, Bupati Siak Sri Indrapura, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zen, Kadisbud Pemkab Siak, Tokoh Adat, Budayawan, seniman, Tim Ahli WBTB, dan ratusan apresiator PKN dari Provinsi Riau di Istora Senayan Jakarta pada Selasa malam (8/10 /2019).

Adapun 6 (Enam) Sertifikat yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri H Tjahjo Koemolo tersebut yakni: Zapin Siak Sri Inderapura, Dikei Sakai, Buwong Kuayang, Tari Cegak, dan Tepuk Tepung Tawar Riau.

Penulis : Mimi Purwanti
Editor : Fauzia

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot