UC News

Dominasi Pemain Asing di Skuad Juventus, Bukti Nyata Kemunduran Sepakbola Italia!

Dominasi Pemain Asing di Skuad Juventus, Bukti Nyata Kemunduran Sepakbola Italia!
talksport.com

Setelah bangkit dari keterpurukan pasca scandal Calciopoli 2006, Juventus tampil perkasa dan mendominasi liga Seri A Italia dengan merengkuh scudetto 8 kali secara beruntun, dan di musim baru yang akan segera bergulir, kedigdayaan Si Nyonya Tua tampaknya masih sulit untuk ditandingi oleh para rival, baik itu Napoli, Roma, maupun duo raksasa Milan yang sedang terlelap.

Nama besar, Sejarah dan Prestasi mentereng saat ini membuat Juventus tidak kesulitan menarik minat pemain top untuk merumput di Allianz Stadium, Ronaldo peraih 5 Ballon d'Or adalah bukti sahih dari situasi itu, bahkan saat ini berbekal langganan dan "jaminan" juara liga, The Old Lady sukses menggaet dua nama top secara cuma-cuma, Ramsey dan Rabiot, dan begitu pula dengan Matthijs de Ligt bek muda potensial asal Belanda yang digandrungi banyak klub top Eropa dikabarkan akan segera merapat ke Kota Turin.

bleacherreport.com

Kemewahan skuad Juve tentu membuat tifosi mereka tersenyum lebar dan jumawa, tapi bagi fans tim Azzurri Italia tentu ini adalah kesedihan dan bencana. Bagaimana tidak, lihat saja materi pemain milik pelatih Maurizio Sarri, dengan beberapa rekrutan baru yang berpotensi menjadi pemain inti, maka prediksi starting line-up akan di dominasi oleh pemain asing, hanya ada satu atau dua pemain Italia, atau mungkin tidak akan ada sama sekali.

Ronaldo, Cancelo (Portugal), Higuain, Dybala (Argentina), Mandzukic (Kroasia), Pjanic (Bosnia), Matuidi, Rabiot (Prancis), Khedira (Jerman), Ramsey (Wales), A. Sandro, Douglas Costa (Brasil), De ligt (Belanda), mungkin salah satu dari Bonucci atau Chellini yang akan mewakili pemain Italia di tim Juventus, itupun mungkin karena ban kapten yang tersemat dilengan mereka, bahkan Szczesny (Polandia) diyakini akan menjadi pilihan no 1 dibawah mistar meski Buffon sang Kiper Legenda telah kembali dari PSG.

bleacherreport.com

Kenapa Juventus?. Karena saat ini Juventus adalah tim terbaik Italia, setelah Inter juara Liga Champion 2010, maka satu-satunya tim Italia yang mampu berbicara di kompetisi Eropa dan menembus dua final dalam lima tahun terakhir adalah Juventus, mereka barometer kekuatan sepakbola negeri Pizza di masa sekarang.

Jelas saja ini menjadi titik terendah prestasi Italia, di saat tim besar lainnya sedang terpuruk, Juventus yang berjaya justru tak punya talenta untuk bisa di andalkan membela timnas, sangat bertolak belakang dengan Juventus di masa lalu, mari bernostalgia ke tahun 2006 saat Italia menjuarai Piala Dunia, di final melawan Prancis ada 5 pemain Juventus, Cannavaro, Del Piero, Buffon, Zambrotta dan Camoranessi, begitupun di era sebelumnya.

Bukan salah Juve, mereka harus mencari pemain asing untuk memperkuat tim untuk bersaing diberbagai ajang, karena pada kenyataannya Italia memang sedang kekeringan bakat, saat ini tidak ada bibit atau generasi penerus yang mampu menyambung estafet dari para pendahulunya.

Dulu, Italia kebanjiran talenta, banyak kiper hebat, bek tangguh, gelandang jenius dan kreatif serta penyerang tajam, sekarang siapa pengganti Maldini, Nesta dan Cannavaro? Siapa yang setara dengan Pirlo, Gattuso dan Camoranessi, lalu dimana striker khas Italia penerus Inzaghi, Del Piero, Vieri dan Totti.

Italia adalah salah satu negara sukses dalam sepakbola, prestasi 4 kali juara dunia (1934, 1938, 1982, 2006) Runner-up (1970, 1994) & 1 kali juara Piala Eropa (1968), Runner-Up (2000, 2012).

Sejak 1970 hingga 2006 Italia selalu sukses mencapai final Piala Dunia dalam kurun waktu 12 tahun dan dalam 24 tahun mereka juara (2 kali juara & 2 kali runner up). dari tahun 1994 hingga 2012 Italia mampu menembus 2 final piala dunia dan 2 final piala Eropa dalam selang waktu 6 tahun. Dan saat ini, 7 tahun berlalu sejak final Euro 2012 sampai sekarang, belum ada final lagi, bahkan Italia mengalami kemerosotan yang nyata dan pasti, PD 2014 (fase grup), PE 2016 (8 besar) dan PD 2018 (tidak lolos). Apakah siklus akan kembali ke 12 tahun?.

brilio.net

Prestasi buruk Italia kelihatannya tidaklah mengejutkan, karena semua tercermin dari line up dan materi skuad Juventus dalam beberapa tahun terakhir.

Referensi: goal.com, talksport.com, thesun.co.uk

Topic: #juventus
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot