UC News

Drama MotoGP Baru, Yamaha Gak Mau Lirik Lagi Johan Zarco, Tolak Tawaran Lebih Pilih Honda

Sepertinya drama baru MotoGP muncul lagi nih, seperti yang kita ketahui Johan Zarco sudah cukup lama hengkang dari tim KTM. Dirinya saat itu terancam menganggur dan sampai-sampai kelas Moto2 sudah tidak ada yang bisa menampung karena penuh.

Setelah lepas dari KTM, Yamaha coba memberikan itikad baik terhadap Zarco dengan menawarkan sebagai test rider Yamaha. Namun saat itu dikabarkan jika Zarco hanya bisa menerima tawaran dalam waktu singkat atau satu tahun saja, dirinya akan tetap ingin fokus ke dunia balap MotoGP.

Keputusan itu bertolak belakang dengan keinginan Yamaha, dimana mereka ingin test rider yang dapat menjalani kontrak cukup lama tidak seperti apa yang dimau Zarco.

Drama MotoGP Baru, Yamaha Gak Mau Lirik Lagi Johan Zarco, Tolak Tawaran Lebih Pilih Honda
Sumber : tmcblog.com

Berita soal Zarco berikutnya adalah kemarin tim LCR Honda telah merangkul dirinya untuk menggantikan posisi Takaaki Nakagami yang berencana melakukan operasi pasca race Motegi.

Sebelum melirik Zarco, tim LCR sebelumnya sudah membidik Stefan Bradl sebagai Pengganti dari Taka dengan alasan bahwa Bradl sudah banyak tahu tentang motor sehingga lebih dinilai lebih bisa bertanggung jawab soal membawa motor Honda nantinya.

Tapi sayang permintaan tersebut ditolak HRC, dengan alasan Bradl bakal banyak mengemban tugas di akhir Oktober sampai awal November 2019 untuk melakukan pengetesan internal HRC bagi calon next generasi RC213V model 2020.

Barulah mereka melirik Zarco dan mengontraknya, semua itu sudah atas dasar persetujuan dari HRC. Zarco saat itu memang dihadapkan dengan dua pilihan yang sulit, diantara masuk sebagai test rider Yamaha Factory yang kemungkinan kesempatan wild card diatas Yamaha M1 tahun depan atau menerima tawaran dari Lucio manager tim LCR Honda.

Akhirnya keputusan itu jatuh kepada masuknya Zarco ke tim satelit LCR Honda.

Disisi lain keputusan itu membuat tim Yamaha kecewa, dan akhirnya Zarco bakal dihadapkan dengan kondisi yang sulit di musim 2020 berikutnya.

Sumber : tmcblog.com

Jadi kontrak Zarco di tim LCR Honda hanya menggantikan selama 3 race saja, peluang musim 2020 untuk menganggur sangat besar, ia telah membuang kesempatan yang cukup longlast jika mengambil keputusan milih ke Yamaha.

Langsung penyataan Lin Jarvis terlontar menjelang Race weekend GP Motegi 2019 seperti berikut.

” Johan Zarco memutuskan untuk membalap selama tiga Race bersama LCR. Walaupun Johann telah menerima proposal untuk menjadi Test Rider kami dan melakukan beberapa kesempatan Wild Card. Kami Paham bahwa prioritasnya adalah untuk memperoleh Kontrak pembalap penuh di 2020. Tidak masalah Buat Yamaha bila (Zarco) mengendarai Honda Musim ini dan mendedikasikan dirinya ke pekerjaan sebagai test rider Untuk Yamaha (Tahun depan). Namun Yamaha Butuh Visi yang jelas sehingga kami bisa membuat perencanaan dan aktivitas untuk Tim Test Kami. Johann Zarco tidak bisa memberikan kepada kami janji untuk 2020 itu. Itulah kenapa Yamaha sekarang menjalankan Alternatif lain. Jonas Folger masih menjadi Kandidat Kami untuk Tim test. Saat ini Johann Zarco tidak lagi menjadi Bagian dari rencana Team Test MotoGP Kami. “ tuturnya seperti yang dikutip dari tmcblog.com(19/10/2019).

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot