UC News

Dua Kali Batal Lawan Persebaya, Otavio Dutra: Itu Laga Biasa

Dua Kali Batal Lawan Persebaya, Otavio Dutra: Itu Laga Biasa
Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra saat ditemui setelah menjalani proses penyembuhan di Mes Persija, Jakarta Timur. - TribunJakarta.com/Wahyu Septiana

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra memiliki masa lalu kurang baik bersama mantan timnya yakni Persebaya Surabaya.

Bukan dengan tim, hubungan kurang baik itu terjadi dengan kelompok suporter pendukung Persebaya, Bonek Mania.

Dalam beberapa kesempatan, Bonek sempat mengeluarkan tagar penolakan di media sosial terhadap kehadiran Dutra di Persebaya.

Kini, Dutra sudah bergabung dengan Persija Jakarta dan siap bersikap profesional pada saat menghadapi tim Bajul Ijo.

Namun, pemain yang sudah berganti status menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) itu harus bersabar menantikan pertarungan melawan Persebaya.

Sebab, dua pertaruntan terakhir Macan Kemayoran melawan Persebaya, Dutra tidak bisa diturunkan bermain.

Pertemuan pertama kedua tim tersebut terjadi di final Piala Gubernur Jatim 2020, kala itu Dutra tidak bisa ditampilkam karena mengalami cedera hamstring.

Yang terbaru, Dutra kembali gagal bermain memperkuat Persija menghadapi tim Bajul Ijo di pekan kedua Liga 1 2020.

Pertandingan tersebut terpaksa ditunda oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) karena mempertimbangkan masukan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Adanya larangan keramaian di wilayah Ibu Kota untuk mencegah penyebaran virus corona membuat laga Persija melawan Persebaya batal dilaksanakan.

Dutra berharap pertandingan menghadapi Persebaya bisa segera dilaksanakan secepatnya.

Menurut Dutra, pertemuan menghadapi Persebaya sudah sangat dinanti-nantikan dalam kariernya.

"Semoga cepat terlaksana. Itu laga biasa, saya tidak perlu membuktikan. Saya sudah semuanya, buktikan apa lagi. Saya sudah tiga kali juara," kata Otavio Dutra.

Pertemuan terakhir kedua tim berhasil dimenangkan Persebaya di final Piala Gubernur Jatim dengan skor 4-1.

Pemain berusia 36 tahun itu yakin Persija Jakarta bisa membalas kekalahan tersebut ketika berlaga dihadapan pendukung sendiri.

"Tapi kita tahu kemarin di final kami memang kalah, tapi bukan kami tak bisa menang. Kalau main di kandang dengan Jakmania pasti kami pasti bisa dapat tiga poin," tutur pemain kelahiran Fortaleza, Brasil tersebut.

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot