UC News

Flu Singapura Mengintai Anak Anak, Perhatikan Gejalanya...

Flu Singapura Mengintai Anak Anak, Perhatikan Gejalanya...

RILIS.ID, Jakarta— Flu Singapura tampaknya sudah mulai menyebar ke Indonesia. Penyakit ini umumnya diderita oleh bayi dan anak-anak lantaran belum kuatnya sistem imunitas. Dinamakan flu singapura karena pada tahun 2000-an penyakit ini mewabah di Singapura.

Penyakit ini disebabkan oleh virus enterovirus 71 dan coxsackievirus A16. Flu Singapura ini menyerang pada bagian mulut, tangan dan kaki. Gejalanya pun hampir serupa dengan cacar.
Namun begitu berbeda dengan cacar, Flu Singapura tentu lebih berbahaya. Untuk membedakannya apakah anak anda terkena cacar atau flu singapura? Biasanya terletak di ukuran lenting dan letaknya. Lenting pada Flu Singapura umumnya lebih kecil dibanding cacar. Selain itu berbeda dengan cacar yang lentingnya menyebar di sekujur tubuh, maka flu Singapura hanya ada di mulut, kaki dan tangan.
Dilansir dari laman halodoc, flu Singapura disebabkan karena faktor kurangnya menjaga kebersihan. Jenis penyakit ini juga bisa ditularkan dari penderita lain maupun hewan seperti lalat.
Selain itu Flu Singapura juga dapat tertular dari air liur penderita lain. Dengan kata lain sebaiknya jangan sampai penderita flu singapura mencium, memeluk dan bersin di dekat anak anda.
Gejala flu singapura biasanya anak akan mengalami demam selama 2-3 hari. Kemudian tidak nafsu makan lalu diikuti dengan adanya bintil bintil merah di mulut dalam baik itu lidah, dinding pipi dan gusi. Gejala lain yakni adanya ruam merah di bokong dan terakhir biasanya akan timbul lenting merah di telapak kaki dan tangan.
Untuk penanganan dini maka berikan obat penurun demam dan pereda nyeri seperti paracetamol dan ibuprofen. Lalu beristirahat yang cukup dan berikan banyak minuman dingin untuk mengurangi rasa sakit pada tenggorokan. Selain itu hindari makanan atau minuman asam dan pedas, sebab bisa membuat luka di mulut menjadi perih.
Penyakit ini biasanya akan mereda dalam kurun satu sampai dua minggu. Namun baiknya jika anak anda mengalami gejala diatas maka segera periksakan ke dokter saja agar mendapat penanganan yang dini.
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot