UC News

Ganggu Seorang Gadis Cantik, Enam Pemuda Pengangguran Bertekuk-Lutut Oleh Tukang Sate Ini!

Bang Hasan adalah seorang pedagang sate ayam asal Madura. Dia biasa berkeliling di kawasan Manggarai menjajakan dagangannya. Pengalaman bertahun-tahun berjualan, membuatnya paham dengan situasi tempatnya berjualan. Setiap titik lokasi berkeliling, sangat dikuasainya. Beberapa orang preman kampung pun sudah dikenalnya.

Ganggu Seorang Gadis Cantik, Enam Pemuda Pengangguran Bertekuk-Lutut Oleh Tukang Sate Ini!
Referensi pihak ketiga

Di suatu malam Minggu, seperti biasa Bang Hasan berjualan keliling kampung. Dagangannya tinggal sedikit, padahal masih jam delapan malam. Sungguh beruntung Bang Hasan malam itu. 'Alhamdulillah,' pikirnya. 'Teeeeeeeeeee,' teriaknya menawarkan dagangan.

Saat dia sedang mendorong gerobak, dia melihat seorang gadis cantik sedang digoda oleh beberapa anak muda pengangguran. Jumlahnya sekitar 6 orang. Bukan sekedar digoda dengan kata-kata, para brandalan itu juga mencolek-colek tubuh si gadis. 'Ini sudah keterlaluan,' pikir bang Hasan. Dia pun mulai mengatur siasat.

Dia memercepat langkahnya mendorong gerobak mendekati lokasi anak-anak muda tadi. dengan santun dia menegur mereka, untuk tidak mengganggu orang lain, apalagi seorang perempuan. Mengganggunya bersama-sama lagi, tegurnya lagi. 'Itu kan tindakan pengecut!' ujar bang Hasan dengan nada pelan.

Merasa tidak senang dengan teguran itu, dua orang pemuda mengambil sebuah balok. Tanpa menunggu waktu lama, balok itu dipukulkan ke tubuh bang Hasan. Satu balok berhasil dihindari, tapi satu balok lagi mengenai punggungnya.

Prak, ternyata balok itu patah, dan membuat anak-anak muda tanpa masa depan itu kaget. Dalam kekagetan itu, dengan mudah bang Hasan menaklukkan mereka. Satu per satu mereka kena bogem mentah dan tendangan tukang sate asal pulau garam itu. Satu orang yang mencoba kabur, berhasil dikejar bang Hasan, dan ikut merasakan tendangan di bagian kaki. Anak muda itu terkapar kelojotan.

Bang Hasan kemudian mengumpulkan ke enam anak muda pengangguran tadi. Mereka diperintah untuk minta maaf kepada sang gadis yang ternyata lumayan cantik. Ucapan terima kasih juga disampaikan si gadis kepada bang Hasan.

Kepada anak-anak muda tadi, bang Hasan menawarkan untuk melatih mereka berjualan sate ayam, daripada menganggur. Karena menganggur itu, bikin banyak energi terbuang percuma, begitu kata bang Hasan. Ke enam anak muda pengangguran itu pun mengangguk ...

Nah Ucers, begitulah cerita mimin tentang tukang sate ayam yang jago silat. Saran dan komentar ditunggu ya. Jangan lupa kasih like supaya mimin rajin nulis.


Sumber artikel :

Kisah ini bersumber dari imajinasi penulis semata


Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot