UC News

Hati-hati, Madura United Kehilangan 7 Pemain Inti, Tapi Berpotensi Lukai Persib Bandung

Hati-hati, Madura United Kehilangan 7 Pemain Inti, Tapi Berpotensi Lukai Persib Bandung
Laga Madura United Vs Persib Bandung

TRIBUNJAKARTA.COM-Persib Bandung akan bertandang ke markas Madura United pada Sabtu (4/10/2019) dalam lanjutan Liga 1 2019.

Jelang bentrok tersebut, pelatih Persib Bandung Robert Alberts optimis bisa membawa pulang tiga poin.

Berikut ringkasan TribunJakarta jelang duel panas tersebut:

Madura United kehilangan 7 pemain inti

Total ada tujuh pemain tuan rumah yang dipastikan absen.

Mereka adalah Andik Vermansyah, Zulfiandi, M Ridho Jazulie, Syahrian Abimanyu, dan Satria Tama yang saat ini memperkuat Timnas Indonesia baik senior maupun junior.

Selain nama tersebut juga masih terdapat Ante Bakmaz dan Andik Rendika Rama yang harus absen karena akumulasi kartu.

Belum lagi, Laskar Sape Kerrab juga masih belum pasti untuk memainkan Asep Berlian.

Ya, secara teknis tim yang dilatih Rasiman ini memang dipastikan tidak diperkuat oleh 7 pemainnya.

Komposisi bolong justru terjadi pada lini belakang seiring absennya Ante Bakmaz dan Andik Rendika Rama.

Namun, Laskar Sape Kerrab sudah sering mengalami kondisi kehilangan banyak pemain dalam satu pertandingan.

Salah satunya adalah ketika berhasil menahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 1-1 di Stadion Madya Senayan beberapa waktu lalu.

“Dukungan dari suporter, semangat yang solid dan kerja keras semua pemain sangat menentukan. Kami optimistis bahwa kami harus menang atas Persib Bandung," ucap Slamet Nurcahyo, salah satu gelandang Madura United, di laman resmi Madura United.

Berpotensi lukai Persib Bandung

Robert Alberts memberikan arahan kepada pemain Persib Bandung saat latihan di Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (2/10/2019)

Meskipun keropos di lini belakang, lini depan Madura United tetap jadi ancaman serius bagi Persib Bandung.

Trio Alberto Goncalves, Aleksandar Rakic, dan Diego Assis diprediksi dipasang sebagai starter saat laga Madura United menghadapi Persib Bandung.

Diego Assis yang bergabung di putaran kedua memang belum mencetak gol bagi Laskar Sappe Kerap.

Meskipun begitu, Diego Assis bisa menjadi penyuplai bola bagi Alberto Goncalves dan Aleksandar Rakic.

Sejauh ini, Alberto Goncalves dan Aleksandar Rakic total sudah mengoleksi 19 gol bagi Madura United di Liga 1 2019.

Rinciannya, Alberto Goncalves mengemas 12 gol serta Aleksandar Rakic mencetak 7 gol.

Madura United sangat bergantung pada kedua striker yang sudah menyumbangkan separuh dari total gol tim asuhan Rasiman ini.

Di luar mereka, masih Greg Nwokolo yang mengemas 2 gol.

Barisan penyerang ganas ini juga mendapat dukungan dari lini kedua yang sering menjebol gawang lawan.

Mereka adalah David Laly yang sudah mengemas 5 gol dan David Laly yang mengoleksi dua gol.

Fakta ini yang membuat bek Persib Bandung, Achmad Jufriyanto tetap amat memperhitungan kekuatan tim tuan rumah dalam pertandingan esok malam.

Ini akan menjadi ujian serius untuk lini belakang Persib Bandung.

Sejak kedatangan Nick Kuipers, memang ada perbaikan signifikan di sektor belakang.

Maung Bandung kebobolan empat kali dari empat laga atau kebobolan sekali per pertandingan.

Padahal, sebelumnya, Achmad Jufriyanto cs kebobolan 24 gol dari 16 laga, rata-rata 1,5 gol per partai.

Tidak heran, dalam lawatan ke markas Madura United, Achmad Jufriyanto lebih percaya pada kemampuan lini pertahanan Pangeran Biru.

Dia mengaku sudah saling mengerti dengan Nick Kuipers di jantung pertahanan.

"Insya Allah chemistry semakin baik karena di luar juga suka ngobrol. Kami sering komunikasi dan itu sangat membantu," ucap Achmad Jufriyanto.

Winger Madura United, David Laly (kanan), berduel dengan pemain PSIS Semarang pada pekan ke-16 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (24/8/2019).

Pemain yang harus diwaspadai Maung Bandung

Pemain bertahan Persib Bandung, Achmad Jufriyanto menyatakan kesiapannya menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019).

Setelah absen pada laga sebelumnya menghadapi Persipura Jayapura karena akumulasi kartu kuning, Jupe sapaan akrabnya sudah siap bermain kembali.

Pemain bertahan Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Achmad Jufriyanto saat ditemui di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (4/6/2019). (TribunJakarta/Wahyu Septiana)

"Insha Alloh kami semakin siap karena ditundanya laga lawan Arema sebenarnya tidak bagus untuk kami. Tapi ada hal positif kami lebih punya waktu lebih lama menghadapi Madura dan persiapan yang lebih baik lagi," ujar Jupe di setelah berlatih di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (3/10/2019).

Soal kekutan Laskar Sape Kerap, pemain bernomor punggung 16 ini mengungkapkan bahwa Madura United tetap tim yang kuat di putaran kedua.

Namun kata Jupe, ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh Persib Bandung pada laga akhir pekan nanti.

"Maduara tetap tim yang bagus, di putaran kedua ini masih terlihat stabil, hanya saja yang bisa kita manfaatkan adalah yang main di timnas," katanya.

Di laga nanti, Madura United sendiri harus kehilangan empat pemain kuncinya karena panggilan timnas.

Empat pemain itu adalah Andik Vermansyah, Zulfiandi, M Ridho, dan Alberto Goncalves.

Namun kabar terakhir, Timnas memberikan dispensasi bagi Alberto Goncalves untuk bermain pada laga menghadapi Persib Bandung.

Sehingga menurutnya, Maung Bandung harus mewaspadai pergerakan pemain naturalisasi asal Brasil itu.

"Beto lah, barisan penyerang mereka, mereka punya 4 pemain yang berbahaya," ucapnya.

Di samping itu, Jupe mengungkapkan bahwa Persib Bandung harus mengulangi apa yang dilakukan di putaran oertama menghadapi Madura United.

Dimana kala itu, Persib bisa menahan serangan dari barisan penyerangan Madura United sehingga pertandingan berakhir sama kuat 0-0.

"Saya rasa di putaran pertama kita harus mengulang itu lah ya, menjaga mereka, kalo bisa lebih baik atau tidak kita buat seperti di kandang," katanya.

Soal rekan duetnya di lini belakang, Nick Kuipers, Jupe mengungkapkan bahwa chemsitrynya semakin baik.

Sehingga ia optimis bisa menahan gawang Persib Bandung dari kebobolan.

"Inshaalloh chemistri semakin baik, karena diluar juga suka ngobrol, termasuk kita sering komunikasi, itu juga membantu," ucapnya. (TribunJabar)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot