UC News

Huawei Uji Satu Juta Unit Smartphone Berbasis Hongmeng OS

Huawei Uji Satu Juta Unit Smartphone Berbasis Hongmeng OS

Technologue.id, Jakarta – Setelah putus hubungan dengan Google, tak perlu waktu lama bagi Huawei untuk mengembangkan sistem operasi mobile sendiri. Sistem operasi in-house pertama bernama Hongmeng OS itu telah dibenamkan dalam 1 juta smartphone untuk menggantikan sistem operasi Android.

Berdasarkan laporan China Daily (11/6/2019), satu juta unit perangkat berbasis Hongmeng OS itu telah dikirimkan ke beberapa wilayah untuk pengujian. Belum diketahui pengujian ini akan memakan waktu berapa lama sampai versi final untuk diluncurkan ke pasar.

Sebelumnya, Richard Yu, CEO Huawei Technologies Consumer Business Group, mengatakan bahwa sistem operasi proprietary akan tersedia pada awal musim gugur ini atau paling lambat pada musim semi mendatang.

Software ini akan dipasang pada sejumlah produk andalan perusahaan termasuk diantaranya smartphone, komputer, tablet, TV, mobil, perangkat wearable, dan ragam perangkat lain yang kompetibel untuk menginstal OS.

Hongmeng menggunakan arsitektur yang berbeda dari Android dengan berbasis pada Linux. Sistem operasi ini sudah dikembangkan pihak Huawei sejak 2012. Namun pengembangan Hongmeng menghadapi beberapa tantangan ketika diluncurkan secara komersial.

“Sama seperti distribusi software skala besar lainnya, masalah yang paling menantang bagi Hongmeng adalah pada pembentukan ekosistem inti. Jika perusahaan meninggalkan kerangka kerja Linux + Java Android dan langsung mengadopsi arsitektur sistem baru, itu akan membuat sistem Hongmeng tidak kompatibel dengan aplikasi berbasis Android saat ini,” ujar sumber yang mengaku dekat dengan isu ini.

Sumber tersebut menambahkan Hongmeng juga memiliki keunggulan karena memiliki dukungan luas dengan kemampuan hardware Huawei yang ada saat ini.

“Setelah OS keluar dari ekosistem perangkat lunak pendahulunya, maka ada peluang bagus bahwa Hongmeng akan menjadi salah satu sistem operasi seluler terbaik dan terbesar di dunia,” tambahnya.

Merek dagang “HongMeng” pun telah didaftarkan di berbagai pasar, seperti Kanada, Eropa, Korea Selatan, dan Meksiko.

Topic: #huawei
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot