UC News

Indonesia Masters 2020: Gugur Serentak di Hari Pertama, Hanya 1 Lolos ke Babak 16 Besar

Turnamen BWF Super 500, Daihatsu Indonesia Masters 2020 resmi dimulai sejak selasa (14/1) kemarin. Dari 25 wakil Indonesia yang dikirim pada turnamen ini, 9 diantaranya harus memulai dari babak kualifikasi.

Indonesia Masters 2020: Gugur Serentak di Hari Pertama, Hanya 1 Lolos ke Babak 16 Besar
Referensi pihak ketiga

Selain mempertandingkan babak kualikasi, pada hari pertama juga mempertandingkan babak 32 besar dari sektor ganda campuran, termasuk lima pasangan Indonesia. Sayang, hanya satu yang berhasil melaju ke babak kedua. Praveen/Melati lolos otomatis ke babak 16 besar tanpa perlu bersusah payah. Pasalnya lawan yang dihadapinya memilih mengundurkan diri. Sementara empat pasangan lainnya harus gugur serentak di babak pertama.

1. Ricky Karandasuwardi/Pia Zebaidah Bernadet

Referensi pihak ketiga

Pertemuan dini dengan unggulan ke-2 turnamen, membuat Ricky/Pia langsung kandas pada babak pertama Indonesia Masters 2020. Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping mengalahkan Ricky/Pia hanya dalam durasi 24 menit dengan skor 21-9 dan 21-15.

2. Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso

Referensi pihak ketiga

Adnan/Mychelle pun turut mengikuti jejak kekalahan wakil sebelumnya. Adnan/Mychelle juga gagal melaju ke babak 16 besar usai dikalahkan pasangan Malaysia dengan skor 21-14 dan 21-12.

3. Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari

Referensi pihak ketiga

Kekalahan selanjutnya terjadi pada Rinov/Mentari. Langkah pasangan berperingkat 20 tersebut pun terhenti pada babak 32 besar karena dikalahkan oleh pasangan Taiwan dengam skor 21-15 dan 21-13.

4. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

Referensi pihak ketiga

Kekalahan demi kekalahan terus menimpa wakil ganda campuran Indonesia. Kali ini pasangan top 10 dunia yang juga ikut ketiban sial. Hafiz/Gloria belum bisa membendung unggulan pertama turnamen yakni Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. Hafiz/Gloria kalah dengan skor 21-14 dan 21-13.

"Kami tidak bisa memanfaatkan kondisi kalah-menang angin. Kalau di tempat lain masih bisa defense dulu dan balik serang dari situ. Zheng/Huang pintar memanfaatkan kesempatan dan mereka menurunkan bola terus, otomatis kami jadi main bertahan," kata Hafiz yang dikutip dari badmintonindonesia.org.

"Mereka memang batu sandungan yang keras buat kami, sekarang di peringkat 9 - 32 posisinya (undiannya) acak, kadang undian mempengaruhi hasil, kadang bisa langsung ketemu unggulan pertama. Kami dari latihannya harus ditingkatkan, mereka sampai kapan pun akan begitu terus mainnya, kalau kami nggak berubah ya akan begini terus hasilnya," lanjut Hafiz.

Selain Praveen/Melati, Indonesia berhasil menambah dua wakil tambahan dari sektor ganda campuran yang lolos ke babak 16 besar. Pada babak 32 besar yang digelar hari ini, Alfian/Annisa menang atas pasangan Kanada dalam rubber game sedangkan Tontowi/Apriyani menang retired atas pasangan Korea Selatan.


sumber: bwfbadminton.com

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot