UC News

Jadi Anggota Keluarga Terkaya di Indonesia, Cucu Bos Djarum Ini Pilih Mengabdikan Diri di Negara Paling Miskin di Asia, Merasa Bahagia Meski Hanya Miliki Dua Set Pakaian

Jadi Anggota Keluarga Terkaya di Indonesia, Cucu Bos Djarum Ini Pilih Mengabdikan Diri di Negara Paling Miskin di Asia, Merasa Bahagia Meski Hanya Miliki Dua Set Pakaian


GridStar.ID - Sejumlah orang mendambakan bisa terlahir dari keluarga yang kaya raya.

Namun lain halnya dengan sosok satu ini yang bahkan membuang kehidupan mewahnya.

Demi mengabdi pada Tuhan, ia bahagia menjalani hidup di negara paling miskin di Asia.



Ada yang unik dari seorang suster yang disebut-sebut adalah cucu dari bos perusahaan rokok terkemuka, Djarum.

Sosok itu adalah Suster Lucy Agnes. Dalam foto yang beredar pada 2018 itu, tampak ia begitu sederhana dengan jubah khas pengikut Ibu Teresa.

Ada aura kedamaian terpancar dari dirinya.

Baca Juga: Gemar Sewa Artis Hollywood Rp 1,5 M Sekali Kecan Bareng, Nasib Milyarder Asal Malaysia ini Berujung Tragis Kini Hidup dalam Pelarian Terancam Terkunci di Kota Mengerikan

Akan tetapi yang membuat sosok ini istimewa adalah ia berasal dari keluarga kaya raya.

Tapi benarkah Lucy Agnes adalah cucu pemilik Djarum?

Dikutip dari Alumnimaterdei.com, Suster Lucy Agnes adalah anak tunggal dari Paul dan Cecilia Darmoko yang merupakan pemilik restoran Ayam Bulungan.



Cecilia adalah saudara sepupu dari pemilik Djarum, Robert Budi Hartono.

Suster Lucy Agnes terlahir dengan nama Maria Donna Dewiyanti Darmoko.

Meskipun berasal dari keluarga orang paling tajir di Indonesia, Lucy Agnes ternyata memilih hidup sederhana dan melayani umat.

Baca Juga: Bongkar Perangai Asli Sirajuddin Mahmud, Raffi Ahmad Bikin Zaskia Gotik Murka Saat Bandingkan Sosok Suami yang Tajir Melintir dengan Vicky Prasetyo: Beli Siomay Aja Gue Disuruh Bayar Sendiri!

Yang paling membuat kagum adalah Lucy merupakan pengikut Ibu Teresa yang dikenal hanya memiliki dua set pakaian.

Menurut rekan-rekannya, Suster Lucy yang kuliah S2 di Amerika Serikat ini sangat setia menjalankan kaul kemiskinan dan menikmati kehidupannya.

Di Kalkuta, India, di mana ia pernah menjadi sekretaris pimpinan kongregasi Missionaris Claris, konon Lucy paling sedia jika harus mendampingi orang-orang yang sekarat.



Ia juga tanpa ragu dengan sabar dan kasih mau mencabuti belatung-belatung dari luka-luka membusuk di tubuh dan kepala pasien.

Suster Lucy mengaku mengalami pencerahan saat ia dan keluarganya berlibur ke Hong kong.

“Awalnya saya sangat terganggu saat melihat begitu banyak tunawisma di jalanan Hong Kong, yang meringkuk, sakit dan kotor."

Baca Juga: Raffi Ahmad Kalah Telak dari Mantan Pacar Nagita Slavina, Ibu Mertua Beberkan Pria Ini Tajir Melintir dan Tampan bak Pangeran, Billy Syahputra: Raffi Lewat!

"Insting emosional pertama saya adalah melarikan diri saat melihat mereka dan saya hampir muntah,” ujarnya.

“Saat saya meninggalkan orang-orang ini, sesuatu membuat saya melambat, seolah-olah ada yang menyuruh saya kembali kepada mereka untuk melakukan sesuatu yang baik untuk orang-orang yang tidak beruntung itu.”

Maria Donna memutuskan untuk masuk Kongregasi Misionaris Cinta Kasih dengan nama Suster Lucy Agnes.



Orang tuanya sangat menentang pilihan ini.

Sekarang dia bertugas di Timor Timur, salah satu negara paling miskin di Asia.

Sebagai anak yang berasal dari keluarga kaya, Maria Donna sempat merasakan sekolah di luar negeri.


SMA dan kuliah di Pert Australia, kemudian menyelesaikan jenjang master/magister (S2) di salah satu kampus di Chicago, Amerika Serikat.

Sifat sederhana Suster Lucy sudah terlihat sejak remaja.

“Saat masih SMA, kalau dibeli orangtuanya tas-tas mahal, dia enggak mau pake,” kata kerabatnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Sosok.id yang berjudul Buang Kehidupan Mewah Sebagai Anggota Keluarga Terkaya di Indonesia, Cucu Bos Djarum Ini Pilih Mengabdikan Diri di Negara Paling Miskin di Asia, Tapi Merasa Bahagia Walau Hanya Memiliki Dua Set Pakaian
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot