UC News

Jangan Tertukar Lagi! Ketahui Bedanya Antara MRT, LRT, dan KRL

Jangan Tertukar Lagi! Ketahui Bedanya Antara MRT, LRT, dan KRL
Moda Raya Terpadu (MRT). Foto: rri.co.id

Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) menjadi ikon baru transportasi di ibukota. Sejak resmi dioperasikan, sarana transportasi ini mampu menyedot animo masyarakat yang sangat besar. Bahkan setelah tak lagi gratis dan diskon, MRT tetap banyak diminati.

Dilansir dari Republika, MRT mengangkut rata-rata 82 ribu penumpang per hari. Adapun setelah diberlakukan tarif normal pada Senin kemarin, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin mengatakan pengguna layanan transportasi tersebut tetap tinggi, yakni sebanyak 77.033 penumpang.

Tapi tahukah anda, masih banyak warga yang kerap tertukar akan bedanya MRT, LRT, dan KRL. Terutama bagi mereka yang belum pernah mencoba menjajal layanan ketiga moda transportasi tersebut.

Light Rail Transit atau Lintas Rel Terpadu (LRT). Foto: jawapos.com

Disitat dari GNFI, MRT terdiri dari 6 gerbong dan hanya melintas di rel layang serta bawah tanah sehingga tidak banyak menghambat kendaraan di jalan raya. Sedangkan LRT atau Lintas Rel Terpadu konsepnya sama dengan MRT, bedanya LRT merupakan kereta ringan yang terdiri dari 3-4 gerbong saja. Selain itu, perbedaan lainnya adalah LRT hanya melintasi jalur layang dan tidak melintasi bawah tanah.

KRL atau Commuter Line. Foto: kontan.co.id

Sementara KRL atau Commuter Line adalah ‘saudara tua’ dari dua moda sebelumnya yang memiliki daya tampung lebih dari 2.000 penumpang. Hal itu dikarenakan KRL memiliki rangkaian berjumlah 8-10 gerbong. Namun jalur lintasan KRL masih berada di atas tanah, dan sebagian besar masih berupa perlintasan sebidang.

Referensi: republika.co.id (14/5/2019) dan goodnewsfromindonesia.id (12/5/2019)

Topic: #sekretaris
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot