UC News

Jatuh dari Kapal, Puluhan Peti Kemas Terdampar Jadi Rezeki Warga

Jatuh dari Kapal, Puluhan Peti Kemas Terdampar Jadi Rezeki Warga
Ilustrasi kapal pengangkut peti kemas - JIBI/Solopos/Reuters

Solopos.com, AMSTERDAM – Warga sejumlah pulau di Belanda utara ketiban rezeki nomplok setelah belasan peti kemas yang tumpah dari kapal pengangkutnya akibat terpaan gelombang tinggi dan badai hanyut dan terdampar di pantai pulau mereka.

Penjaga pantai Belanda seperti dilaporkan kantor berita Reuters, Kamis (3/1/2019) menyebut setidaknya ada 270 buah peti kemas yang terjatuh dari kapal pengangkut peti kemas MSC ZOE, saat salah satu kapal pengangkut peti kemas terbesar di dunia itu berlayar di laut yang bergelombang tinggi dan bercuaca buruk di dekat Pulau Borkum, Jerman. Peti kemas yang terjatuh itu lantas hanyut ke arah barat daya memasuki perairan Belanda.

Sejumlah peti kemas dilaporkan terdampar dan terbuka di pantai pulau-pulau Terschelling dan Vlieland, Belanda. Peti kemas lain hanyut atau terdampar di pantai Pulau Ameland dan Schiermonnikoog, yang merupakan bagian dari rangkaian pulau yang “membentengi” pantai daratan utama Belanda.

Penjaga pantai memperingatkan semua kapal di wilayah perairan sekitar untuk mewaspadai peti kemas lainnya yang masih terkatung-katung di lautan. Tiga peti kemas yang dilaporkan berisi bahan berbahaya juga masih belum terlacak keberadaannya.

Media lokal Belanda menyebut warga menemukan berbagai barang di peti kemas yang terdampar dan terbuka, seperti lampu, suku cadang kendaraan bermotor, perabot rumah tangga, pakaian, dan mainan. Bahkan ada juga muatan berupa TV layar datar. Tidak diketahui bagaimana kondisi barang-barang itu khususnya yang berupa barang elektronika.

Kepala pemerintahan Pulau Vlieland, Tineke Schokker, menyatakan pemerintah setempat tidak mempermasalahkan jika ada warga atau orang lain yang “memulung” barang-barang dari peti kemas yang terdampar itu. “Buat kami ini lebih bersifat kepedulian warga saja. Memroses barang-barang itu bakal lebih mahal dibandingkan nilai barangnya,” kata Tineke. “Lagian kami juga cuma punya dua polisi di sini, jadi tak mungkin juga menjaga barang-barang yang tersebar di pantai itu,” imbuh dia.

Sumber : Reuters

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot