UC News

Jika Kalah, Sandiaga Uno Akan Bangkrut? Ternyata Ini Dia Jawabannya

Sebagai salah satu kontestan pilpres 2019, sosok Sandiaga Uno tentu mendapat sorotan luas terutama soal kekayaannya setelah menjadi donatur dana pencalonan mereka.

Jika Kalah, Sandiaga Uno Akan Bangkrut? Ternyata Ini Dia Jawabannya
Referensi pihak ketiga

Berani gelontorkan dana yang tak sedikit, apa saja sih sumber kekayaan Cawapres n0.02 ini?

Ternyata Sandiaga Uno punya sederet perusahaan bonafit seperti berikut ini:


1.Saratoga Investama Sedaya

Referensi pihak ketiga

Bersama Edwin Soeryadjaya, Sandiaga Uno mendirikan Saratoga Investama Sedaya pada tahun 1998. Partner bisnisnya, Edwin Soeryadjaya merupakan anak dari bos Astra Internasional, William Soeryadjaya.

Sejak 2013, Saratoga mulai masuk Bursa Efek Indonesia (BEI). Kabarnya, pada 2016, Saratoga membagikan untung atau dividen ke para pemegang sahamnya senilai Rp 401 miliar.

2. Adaro Energy

Referensi pihak ketiga

Lewat Saratoga Investama, Sandiaga punya hak milik atas Adaro Energy tahun 2001. Bisnis Sandiaga Uno ini diketahui sebagai perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia.

3. Mitra Pinasthika Mustika

Referensi pihak ketiga

Bisnis Sandiaga Uno berikutnya adalah Mitra Pinasthika Mustika (MPM). Perusahaan ini didirikan pada tahun 1987 oleh William Soeryadjaya. MPM difokuskan buat menggarap sektor otomotif.

4. Provident Agro

Referensi pihak ketiga

Bisnis Sandiaga Uno yang satu ini menggarap sektor perkebunan kelapa sawit. Perusahaan yang diberi nama Provident Agro ini beroperasi sejak 2006. Lewat Saratoga, Sandi berinvestasi di Provident Agro tahun 2012.

5. Medco Power Indonesia

Referensi pihak ketiga

Di sektor energi, Sandiaga berinvestasi di Medco Power Indonesia. Perusahaan ini didirikan pengusaha Indonesia, Arifin Panigoro, pada tahun 1980.

Sandi, melalui Saratoga, membeli saham Medco tahun 2012 dengan nilai US$ 112 juta atau Rp 1,62 triliun. Dengan nilai investasi yang demikian besar, Sandiaga menguasai 51 persen saham Medco.

Nah, itu dia perusahaan yang dimiliki oleh Sandiaga Uno sehingga membuatnya tajir melintir. dalam posisinya sebagai cawapres no. 02, Sandiaga memang paling menonjol dalam pendanaan, lihat saja biaya-biaya kampanye yang digelontorkannya hingga triliunan Rupiah.

Jika pun seandainya kalah dalam kontestasi pilpres kali ini, Sandiaga Uno tentu tidak akan mengalami kebangkrutan atan kekurangan keuangan dengan posisi sebagai pemilik beberapa perusahaan besar di Indonesia.

Tapi semenjak pengumuman hasil hitung cepat Pilpres kemarin, saham perusahaan Sandiaga seperti Saratoga sempat mengalami penurunan signifikan loh.


Source: detikfinance.com

Kompas.com & moneysmart.id

Topic: #sandiaga uno
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot