UC News

Kebumen Tanah Leluhur Yang Terangkat Dari Dasar Samudera

Tak terbayangkan bukan, ada wilayah yang sekarang dihuni oleh manusia, tetapi dahulunya berada di dasar samudera.

Itulah Kebumen.

Sebagian besar daratan Kebumen, dahulunya adalah dasar laut. Bahkan ada wilayah di Karang Sambung yang terletak di sebelah Utara Kebumen, pernah berada pada kedalaman 4000 m lebih di dasar samudera. Adanya pergerakan tektonik pada masa silam yang menyebabkan batuan yang terbentuk di dasar laut , terangkat ke permukaan bumi jutaan tahun yang lalu. Bahkan sampai membentuk bukit setinggi ratusan meter di atas permukaan air laut, seperti sekarang ini.

Daerah Karang Sambung telah ditetapkan sebagai salah satu Laboratorium Alam Geologi Terlengkap di dunia yang pernah ada. Saat ini wilayah tersebut berada di bawah pengawasan dan pengelolaan LIPI.

Hampir semua batu di wilayah Karangsambung bernilai ilmiah. Formasi atau susunan batuan yang unik, lengkap, dan berumur tua (diperkirakan ratusan juta tahun) tersingkap di kawasan pedesaan yang dekat dengan aliran Sungai Luk Ulo.

Kebumen Tanah Leluhur Yang Terangkat Dari Dasar Samudera
Sumber : http://ajikotapurwokerto.or.id/2013/04/22/obyek-wisata-di-karangsambung/

Sebagai tanah tua, Kebumen juga menjadi tempat kelahiran leluhur tanah Jawa yang kita kenal sebagai Dewi Sri. Dewi Padi. Dewi Kemakmuran.

Pada masa ketika teknologi belum seperti saat ini, nenek moyang menentukan tempat tinggal berdasarkan ilmu kuno untuk memilih tanah tua, tanah yang memiliki aura magis yang kuat dan berwibawa. Ketuaan tanah membuat wilayah tersebut cocok menjadi punden bagi generasi berikutnya.

Seolah tertutup oleh zaman, legenda itu hilang ribuan tahun lamanya. Bukti-bukti sejarah sangat sulit ditemukan, hanya kaum mistik yang, mendeteksi keberadaan persemayangan leluhur tanah Jawa tersebut. Itupun bukan kalangan metafisik biasa yang mampu menembus ruang dan waktu menuju alam kelanggengan yang telah tertutup multidimensi.

Ditemukannya semacam bangunan candi di Pujotirto beberapa waktu lalu, tidak menimbulkan keinginan pihak tertentu untuk menggali lebih banyak tentang keberadaan para leluhur tanah Jawa dari sisi ibu itu. Situs Talangpati, Pujotirto merupakan tempat pendharmaan, tempat pemujaan air kehidupan. Namun tanpa prasasti dan tanda-tanda arkeologi yang menunjukkan masa pembuatan bangunan, situs tersebut mulai dilupakan karena sejarah yang tak terpecahkan.

Entah karena sudah masanya, atau karena kebetulan, baru-baru ini ditemukan arca emas di desa pujotirto ini. Disamping selama ini warga juga sering menemukan emas dalam berbagai bentuk, baik yang sudah jadi berbentuk perhiasan, mata uang kuno, maupun emas alam yang besarnya bervariasi.

Semoga pemerintah lebih jeli meneliti keberadaan situs tersebut dan menggali potensi dan informasi sebanyak-banyaknya untuk kepentingan bangsa.

Sumber : http://lipi.go.id/berita/menelusuri-cagar-geologi-karangsambung-:-semua-batu-seolah-bisa-bercerita-/1121, Pendapat Pribadi, https://www.dailymail.co.id/misteri-arca-dan-emas-kuno-yang-ditemukan-tak-sengaja-di-kebumen

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot