UC News

Keluarga S Alami Hal Buruk, Ngarep Pembunuh Andriana Noven Cepat Ditangkap

Keluarga S Alami Hal Buruk, Ngarep Pembunuh Andriana Noven Cepat Ditangkap
Gang di dekat Jalan Riau Kota Bogor masih ditutup pasca pembunuhan siswi SMK Baranangsiang, Andriana Yubelia Noven. (adi/pojokbogor)

POJOKSATU.id, BOGOR – Pria berinisial S diamankan polisi karena diduga terlibat kasus pembunuhan siswi SMK Andriana Yubelia Cahya di gang belakang Masjid Raya Kota Bogor, Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Setelah diperiksa, pria yang diketahui bernama Stephen tersebut ternyata tidak identik dengan ciri-ciri pelaku yang terekam CCTV. Stephen berbadan gemuk, sedangkan pelaku yang terekam CCTV berbadan kurus.

Selain itu, Stephen juga tidak berada di lokasi saat kejadian. Mantan kekasih Andriana Noven itu sedang berada di Bandung.

Ayah S, Djunianto yang dihubungi Pojoksatu.id tak mau berkomentar banyak soal kasus yang membelit anaknya.

“Kasus ini sudah ditangani polisi, sebaiknya segala berita, mohon dikoordinasikan dengan Pak Polisi supaya kasus ini cepat selesai,” ucap Djunianto, Minggu 13 Januari 2019.

BACA: Bikin Merinding..Ini Cerita Mistis di Lokasi Pembunuhan Andriana Noven

Djunianto menambahkan, keluarganya mengalami banyak hal buruk sejak kasus pembunuhan Andriana Noven jadi sorotan publik.

Terlebih ketika foto S atau Stephen menyebar di media sosial dan dituduh sebagai pelaku. Hal itu membuat keluarga S sangat terpukul.

“Jujur saya mau katakan sudah banyak hal buruk, emosi negatif yang kami alami sebelum ini,” katanya.

Stephen (ikiri) lebih gemuk. Pelaku terekam CCTV (kanan) kurus.

Kendati demikian, Djunianto dan keluarga tetap menahan emosi. Mereka lebih fokus membantu polisi agar pelaku segera tertangkap dan anaknya terbebas dari segala dugaan.

“Saya kira untuk sekarang ini lebih baik kita bantu polisi menangkap pelaku. Ini jauh lebih penting daripada emosi kami, biarlah hanya kepadaNya kami bergantung, mengadu dan berdoa. Bukan hanya untuk kebaikan kami. Tapi untuk semuanya,” ucap Djunianto.

BACA: 13 Fakta Pembunuhan Andriana Noven, Model Fashion SMK Bogor

Djunianto menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus pembunuhan siswi SMK Andriana Noven kepada polisi.

“Biarlah polisi yang memimpin untuk komunikasi ke publik karena itu tugas dan tanggungjawab mereka,” katanya.

“Data-data sudah kami berikan kepada Pak Polisi dan seandainya dibutuhkan, kami bersedia membantu polisi untuk secepatnya kasus ini diselesaikan,” imbuh Djunianto.

Foto semasa hidup siswi SMK Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya.

Dikatakan Djunianto, dia dan keluarganya termasuk masyarakat pencinta Bogor. Jika ada orang Bogor yang tersakiti, dia dan keluarganya juga akan merasakan sakit.

Sebaliknya, memusuhi orang Bogor sama saja dengan memushui diri sendiri. Dan hal itu tidak akan mungkin dilakukan oleh keluarganya.

“Tak mungkin kami memusuhi dan berkelahi dengan diri kami sendiri. Pointnya, apa yang sakit, mari kita sembuhkan dan cari obatnya sama sama. Terimakasih bapak mau konfirmasi, tapi yang terbaik pada penyembuhan. Kita serahkan pada ahlinya,” tandas Djunianto.

Saat ditanya apakah Stephen sudah dipulangkan ke rumah, Djunianto menyatakan sedang dalam koordinasi dengan aparat kepolisian.

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot