UC News

Kisah 2 Bocah Hantu, Dikucilkan Peradaban Gara-gara Suara Melengking dan Gigi Tajam, Harus Selalu Diguyur Air Agar Tak Kepanasan

Kisah 2 Bocah Hantu, Dikucilkan Peradaban Gara-gara Suara Melengking dan Gigi Tajam, Harus Selalu Diguyur Air Agar Tak Kepanasan

GridHot.ID - Dua orang kakak adik asal India bernama Ashfaq Khan (11) dan Mushtaq Khan (8), memiliki penampilan yang tak biasa.

Kulit gelap dan berkerut, rambut tipis berwarna pirang, suara melengking, dan gigi yang tajam, berhasil membuat dua bocah ini dijuluki sebagai 'si bocah hantu'.

Dilansir dari artikel yang tayang di Grid.ID pada Mei 2018, Ashfaq dan Mushtaq berasal dari desa Madhya Pradesh, sebuah kawasan penduduk di India yang jauh dari perkotaan.

Sejak kecil Ashfaq dan Mushtaq sudah diasingkan oleh warga desanya.

Keduanya tak bisa bermain keluar rumah sesuka hati.

Sebab, para penduduk desa merasa ngeri melihat penampilan mereka yang tak biasa.

Sebetulnya Ashfaq dan Mushtaq mengalami kelainan genetika yang disebut dengan hypohidrotic ectodermal dysplasia (HED).

Ini adalah penyakit langka yang membuat penderitanya sulit memproduksi keringat, mengalami penipisan rambut dan juga gigi.

Karena kondisi langka ini pula mereka sering merasa kepanasan.

Untuk mengatasinya, ibu Ashfaq dan Mushtaq selalu mengguyur badan anak-anaknya dengan air setiap setengah jam sekali.

Ashfaq dan Mushtaq pun mengaku bahwa mereka sering dibully teman-teman mereka saat di sekolah.

"Kami sering diejek sebagai hantu. Teman sekelas kami tidak ada yang mau bermain dengan kami. Kami tidak mau lanjut sekolah lagi karena kami selalu dihina," ungkap Ashfaq seperti dikutip Grid.ID dari Dailymail.

Meski memiliki kelainan genetika, keluarga Ashfaq dan Mushtaq tak bisa membawa mereka berobat ke rumah sakit.

Selain akses ke kota cukup sulit, kondisi keluarga mereka yang miskin juga jadi penghalang.

Sang ayah hanyalah buruh tani yang penghasilannya tidak seberapa.

"Kami sangat miskin. Kami bahkan tidak punya kipas angin untuk mendinginkan badan anak-anak kami, yang bisa saya lakukan hanya mengguyur tubuh mereka setiap setengah jam," ujar Abila, ibu Ashfaq dan Mushtaq.

Seorang dokter bernama Mukesh dari Delhi mengatakan kondisi Ashfaq dan Mushtaq bisa semakin buruk jika tidak segera ditangani.

Untunglah kondisi memprihatikan dua saudara ini terdengar oleh direktur yayasan amal Shaktishali Mahila Sangathan Samiti.

Hingga akhirnya, tim dari yayasan tersebut mendatangi desa tempat tinggal Ashfaq dan Mushtaq untuk memberikan bantuan pengobatan kepada keluarga Ashfaq dan Mushtaq.

Bukan hanya itu, mereka juga memberikan edukasi pada warga desa Madhya Pradesh tentang kelainan yang terjadi pada Ashfaq dan Mushtaq.

"Kami memberikan penjelasan pada warga desa tentang penyakit langka itu," kata Ravi Goyal, direktur yayasan Shaktishali Mahila Sangathan Samiti.

"Kami juga meminta semua warga tidak menjauhi Ashfaq dan Mushtaq agar mereka bisa hidup normal," tambahnya.

Hasilnya, kini Ashfaq dan Mushtaq bisa berbaur dengan penduduk desa.

Meski penampilan mereka masih tetap menyeramkan, warga desa pelan-pelan bisa menerima kakak adik tersebut.

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul "Idap Kelainan Genetika, Dua Bersaudara Dijuluki 'Si Bocah Hantu' dan Hidup Terasing"

(*)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot