UC News

Kisah Nabi Daud Dan Cacing Merah

Kisah Nabi Daud Dan Cacing Merah
Referensi pihak ketiga (ilustrasi)

Assalamu'alaikum Wr.Wb.. Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan kisah tentang Nabi Daud AS dan Cacing merah, yang dikutip dari laman www.islami.co (12/03/2019)

Manusia adalah Makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki banyak keistimewaan. Terkadang, Manusia menganggap remeh makhluk lain. Bahkan, terkadang manusia itu mengklaim bahwa dirinya adalah yang paling baik diantara ciptaan Allah SWT yang lainnya. Seperti kisah yang pernah terjadi pada Nabi Daud AS.

Dikisahkan, suatu ketika Nabi Daud AS sedang duduk di tempat peribadahannya, sambil membaca Kitab Zabur. Pada saat itu pula Nabi Daud AS melihat seekor cacing merah yang berada ditanah dibawah tempat duduknya. Kemudian Nabi Daud AS berkata dalam hatinya "Apalah yang Allah kehendaki dengan menciptakan hewan seperti ini?"

Atas kehendak Allah SWT, cacing merah tersebut kemudian berkata kepada Nabi Daud AS "wahai Nabiyullah, bukankan diwaktu siangku Allah mengilhamiku untuk mengucapkan SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAAILAAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR disetiap harinya"

"Kemudian diwaktu malamku, Allah mengilhamiku untuk mengucapkan ALLAHUMMA SHOLLI 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALIHI WA SHAHBIHI WASALLIM disetiap harinya. Sedangkan apa yang engkau ucapkan, sehingga aku yang seekor cacing ini bisa mengambil manfaat dari ucapanmu" sambung seekor cacing tersebut.

Mendengar apa yang diucapkan cacing merah tersebut, Nabi Daud AS merasa kaget dan menyesal karena telah menghina ciptaan Allah SWT. Nabi Daud AS pun merasa takut, lalu kemudian bertaubat dan bertawakkal kepada Allah SWT.

Demikianlah sepenggal kisah Nabi Daud AS dan cacing merah. Semoga ada banyak pelajaran dan hikmah yang dapat diambil dari kisah ini. Dan semoga kisah ini dapat menginspirasi dan memotifasi kita semua untuk senantiasa meningkatkan Iman dan Taqwa kita kepada Allah SWT. Dan semoga kita bukanlah salah satu dari golongan manusia yang suka mengejek, mencela, dan menghina ataupun meremehkan sesama manusia ataupun makhluk ciptaan Allah yang lainnya. Aamiiin.

Mohin maaf apabila ada salah dalam penulisan, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Wassalam

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot