UC News

Koleksi Film dan Majalah Dewasanya Dibuang Secara Diam-diam, Pria Ini Merasa Dijahati Orang Tuanya Sendiri Hingga Lapor Polisi

Koleksi Film dan Majalah Dewasanya Dibuang Secara Diam-diam, Pria Ini Merasa Dijahati Orang Tuanya Sendiri Hingga Lapor Polisi

Gambar Ilustrasi

Laporan Wartawan GridHot.ID, Siti Nur Qasanah

GridHot.ID - Seorang pria telah menuntut orangtuanya sendiri secara hukum, cuma karena hal sepele.

Bukan karena kasus kriminal, orangtua tersebut justru dituntut lantaran membuang koleksi porno miliknya yang bernilai ratusan juta rupiah.

Pria Indiana yang tidak disebutkan namanya itu mengajukan gugatan di pengadilan federal, di Michigan.

Diwartakan oleh The Guardian dan NBC4I pada Minggu (14/4/2019), pria itu pindah kembali ke rumah orang tuanya pada tahun 2016 pasca perceraiannya dan melakukan pekerjaan rumah tangga sebagai ganti biaya sewa.

Setahun kemudian tepatnya pada Desember 2017, pria itu memutuskan untuk pindah ke tempat yang baru.

Ketika dia pindah ke tempat barunya, dia memperhatikan bahwa koleksi pornonya hilang.

Ia kemudian menelepon Departemen Sheriff, Kabupaten Ottawa untuk melaporkan bahwa koleksinya 'berharganya' itu telah hilang.

Tercatat, ia kehilangan 12 kotak berisi film dan majalah porno.

Pria itu berkata, kerugian yang dialaminya mencapai 29.000 dollar AS atau Rp 407,9 juta.

Orangtua pria itu kemudian mengaku bahwa mereka yang telah membuangnya koleksi porno anaknya.

Ilustrasi pornografi

"Aku telah menolongmu dengan menyingkirkan semua sampah ini," kata ayah si pria melalui surel.

Mengetahui orangtuanya telah membuang koleksi porno miliknya, pria itu lantas membalas dengan mengatakan bahwa seharusnya mereka tidak perlu mencampuri urusannya.

"Jika kalian menghendaki saya menyingkirkannya, saya bakal melakukannya. Namun, kalian malah secara diam-diam sudah bertindak sangat jahat," ujarnya.

Pria itu kemudian menuntut orangtuanya dan mengajukan ganti rugi hingga 87.000 dollar AS atau sekitar Rp 1,2 miliar. Hampir tiga kali lipat dari klaimnya.

Namun, Kantor Jaksa Ottawa County memutuskan menolaknya.

Ayah pria itu menjelaskan dia melakukannya karena khawatir dengan kesehatan mental dan jiwa putranya.

"Percaya atau tidak, satu alasan mengap aku menghancurkan koleksi pornomu adalah untuk kesehatan mental dan emosionalmu sendiri," kata ayah si pria ketika dikonfirmasi media setempat.

Aku pun akan melakukan hal yang sama apabila aku menemukan sekilo kokain. Di kemudian hari, aku harap engkau akan mengerti," imbuhnya.

(*)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot