UC News

Korban Kerusuhan Wamena Terima Tali Asih

Balige, (Analisa). Sebagai wujud kepedulian paska­kerusuhan di Wamena Papua, Peme­rin­­tah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) mem­berikan bantuan tali asih, yang berdampak kepada 65 kepala keluarga asal Tobasa yang ba­ru pulang ke Bonapasogit.

Ke 65 kepala keluarga asal Tobasa itu, dari beberapa ke­camatan yakni Ba­lige, Uluan Laguboti, Silaen dan Sian­tar Narumonda. Ban­tuan tali asih diserahkan Bu­pati Tobasa Ir Darwin Siagian yang dirang­kai dengan “ma­ngupa-upa” di rumah dinas bupati Tobasa, Kamis (24/10).

Salah seorang korban keru­suhan marga Sihombing men­ceritakan keru­suhan di Wa­mena, mereka bagai ber­mim­­pi saat kejadian itu. Pada tanggal 23 September itu, tiba-tiba ba­nyak orang, memang sebelum keru­suhan sudah ada selebaran-selebaran.

Saat kejadian, mereka menyela­matkan diri berlari untuk mengungsi ke Polres setempat di sana mereka ting­gal satu minggu.

Mereka juga kehilangan ijazah, padahal ijazah itu menjadi modal untuk mencari pekerja­an. Dalam hal itu juga mereka me­mohon kepada Pemkab Tobasa untuk dapat mem­fasilitasi semua pengu­rusan ad­ministrasi kepen­du­dukannya.

Bupati Tobasa,Darwin Siagian didampingi UPT Di­nas Pendidikan Provsu, Kadis Pendidikan, mewakili Dinas Dukcapil menyampaikan ke­pri­­hatinannya terhadap kor­ban keru­suhan di Wamena asal Tobasa. Nanti urusan ad­minitrasi baik KTP, akta, dan ijazah dapat dibantu dan mem­fasilitasinya dan begitu juga dengan pendidikan, ujar bupati

Kadis Dukcapil diwakili Hendra Butar-butar menga­kui, saat ini server Dukcapil di Wamena belum dibuka, tapi ketika sudah dibuka nantinya bisa langsung berkoordinasi dengan Duk­capil di sana, ujar Hendra. (vit)

Topic: #kerusuhan
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot