UC News

Kota-Kota di Indonesia yang Dipercaya sebagai Istana Makhluk Gaib

Duh, jadi bikin merinding

Kota-Kota di Indonesia yang Dipercaya sebagai Istana Makhluk Gaib
Kota Saranjana yang Mistis (Foto: Borneomaps)

Jakarta,era.id - Indonesia punya 514 kabupaten dan kota. Dari sekian banyak kota tersebut, ada beberapa wilayah yang jarang terekspos ke publik. Biasanya, kota tersebut sangat kental dengan nuansa mistis. Bahkan tak jarang orang menyebut kota itu sebagai istana makhluk gaib.

Berikut deretan kota gaib di Indonesia yang diyakini banyak dihuni makhluk tak kasat mata, seperti dikutip dari berbagai sumber.

1. Wentira, kota modern milik mahluk halus

Kota Wentira, Sulawesi Tengah (Foto: wisatakotapalu)




Pengalaman horor yang terjadi di Kota Wentira sudah tak asing bagi masyarakat Sulawesi. Bahkan kota ini sempat jadi trending topic dan jadi bahan pembicaraan di salah satu TV Nasional. Konon, Wentira merupakan kerajaan jin terbesar.

Kota ini terletak di antara Kota Palu dan Kabupaten Mutong, Sulawesi Tengah. Letaknya berada tepat di tengah kebun kopi. Sosok makhluk halus bisa dirasakan saat memasuki tugu yang berwarna kuning. Masyarakat sekitar percaya bahwa tugu itu adalah jalan utama menuju Kota Gaib.

Banyak rumor yang beredar, bahwa di Kota ini terdapat 7 panglima perang yang bisa menutupi seluruh kepulauan di Indonesia. Selain itu, cerita yang paling menghebohkan adalah kehidupan di Wentira sangatlah modern bak kerajaan dengan bangunan yang dilapisi emas. Manusia di kota ini tidak seperti pada umumnya sebab mereka tidak mempunyai garis tengah di bibir.

Kabar yang paling menggemparkan adalah hilangnya Lin Vita Puspita di Wentira. Wanita ini sempat berpamitan dengan keluarganya karena ingin menikah dengan pria asal Wentira. Keluarganya pun panik hingga akhirnya mendoakan dan melakukan tahlil agar Lin Vita bisa berkumpul bersama keluarga. Sayangnya, hingga detik ini Lin Vita tak ada yang tau keberadaannya di mana.

2. Padang 12, Ketapang

Padang 12, Ketapang, Kalimantan Barat (Foto: Istimewa)

Masyarakat sekitar percaya bahwa Padang 12 diisi oleh makhluk tak kasat mata. Tempat seluas 12 km persegi ini berisi tumbuhan hijau yang cukup lebat dengan pesisir pasir putih di jalan. Karena tak terurus, kota ini disebut sebagai kota mistis di Kalimantan Barat.

Konon kehidupan makhluk gaib di sana sangatlah mewah. Beberapa orang yang pernah mengunjungi Padang 12 mengatakan bahwa rumahnya terbuat dari emas dan kendaraan-kendaraan sangat mewah.

Masyarakat yang tinggal di kota ini pernah melihat bahwa warga gaib berbelanja di Pasar Ketapang. Anehnya, warga gaib tak membayar dengan uang tapi dengan kunyit dan rempah lain yang digunakan sebagai bahan masakan. Lalu keesokan harinya, kunyit tersebut berubah menjadi emas.

3. Saranjana, kota gaib di Kalimantan

Pulau Saranjana, Kalimantan Selatan (Foto: verdilaurent.blogspot.com)

Warga Indonesia pasti sudah enggak asing lagi dengan kota berhantu satu ini. Kota Saranjana ternyata juga tidak tertera dalam maps. Tak ada yang tahu pasti di mana keberadaan lokasi kota Saranjana. Kota ini berada di pulau Halimun atau sering disebut Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru.

Cerita mistis ini sudah beredar dari mulut ke mulut tanpa adanya bukti/riset. Namun, masyarakat sekitar percaya bahwa kota Saranjana memang terkenal akan horornya.

Pada tahun 1980, pemerintah setempat dikejutkan oleh kedatangan alat-alat berat dari Jakarta. Alat-alat tersebut sangat mahal dan dipesan oleh seseorang dengan mencantumkan alamat kota Saranjana. Alat-alat itu pun sudah dibayar lunas. Nyatanya, kota Saranjana secara administratif tak ada di Kabupaten Kotabaru.

Konon, kota ini merupakan daerah yang sangat modern dengan jalan yang besar, rumah-rumah yang mewah, dan pagar rumah yang tinggi. Katanya, jika seseorang masuk kota ini maka ia tidak ingin pulang ke alam nyata karena terpesona dengan keindahan kota gaib ini.

Yang paling meyakinkan adalah cerita mistis yang dialami musisi Ari Lasso. Ia menceritakan pengalaman mistisnya di akun Channel YouTube Raditya Dika. Namun Ari enggan menyebutkan tempat kejadiannya tersebut.

Saat itu, ia melakukan konser pada tahun 2005 dengan Ada Band. Lalu sang manager dipanggil dan di-briefing sebelum tampil di panggung. Ari menceritakan bahwa banyak pantangan yang enggak boleh dilakukan saat berada di kota ini. Saat tampil di panggung, Ari melihat banyak sekali penonton kira-kira ada 12 ribu orang.

Setelah turun panggung, Ari berusaha keluar mendahului penonton dan sudah masuk mobil. Enggak sampai 5 menit ia melihat penonton cuma ada 2 ribuan, berbeda saat ia bernyanyi di atas panggung.

Selain itu, saat mereka kembali ke hotel ada seseorang yang berteriak minta tolong. Ternyata seseorang tersebut adalah kepala produksi yang mengalami kecelakaan saat menyebrang untuk membeli rokok.

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot