UC News

Lupa Minum Obat, Pria Ini Terbangun Tengah Malam. Saat keluar Kamar Kaget, Ternyata Istri

Lupa Minum Obat, Pria Ini Terbangun Tengah Malam. Saat keluar Kamar Kaget, Ternyata Istri
Referensi pihak ketiga

Diceritakan seorang pria sebut saja Hilman malam itu bisa tidur sejenak setelah berhari-hari tidak bisa tertidur. Ia menderita insomnia sehingga setiap hari harus meminum obat tidur agar bisa terlelap sebab pagi harinya harus bekerja. Penyakit ini memang berat baginya terlebih diusia tua. Dulu waktu muda memang menyenangkan menyenangkan karena ia bisa bermain sepuasnya tapi setelah berumahtangga dia harus merubah gaya hidupnya.

Ilustrasi

Penyakit insomnia yang hilman derita tidak dapat dipungkiri membuatnya susah tidur dan setiap harinya terpaksa bergantung dengan pil tidur. Bahkan dalam beberapa kasus keadaan semacam ini cukup merepotkan keluarga. Keadaan itu nyatanya juga dialami oleh Hilman. Keadaan berat sebagai kepala keluarga. Bahkan akibat dari kebiasaan tersebut ia memiliki jiwa tempramental yang tinggi. Emosi tidak stabil, dimana kadang menjadi ringan tangan dan mudah marah. Istrinya tak mampu berbuat apapun selain pasrah lantaran ia sering dipukuli hingga ditendang.

Referensi pihak ketiga

Para tetangga juga tak bisa berbuat apapun selain hanya melihat. Beruntung Salma sebagai istri cukup sabar menerima keadaan suaminya. Ia merasa kasihan sebab badannya lelah tapi tidak bisa tidur ditengah malam. Hingga malam itu ditengah lelahnya aktivitas tak seperti biasanya ia tertidur jam 9 malam di kamar tamu. Namun, ditengah malam ia kembali terbangun lantaran tidurnya tidak nyenyak. Alhasil dia keluar kamar mengambil obat tidur untuk meminum pil tidur. Saat terbangun ia keluar kamar dan secara tak sengaja membuka pintu kamar tidur istrinya dan melihat sesuatu tak terduga.

Ternyata, istrinya sedang menjalankan ibadah di sepertiga malam. Istrinya sedang sholat tahajud. Hilman melihat kenyataan didepan mata membuatnya meneteskan air mata karena sepanjang menikah ia sering kasar pada istrinya. Bahkan seringkali dia memukul istrinya ketika berbuat salah kecil saja. Saat istrinya lelah bukannya dibantu malah dimarahi. Perbuatan tidak sepantasnya dia lakukan walau istrinya selalu sabar mengurudnya serta anak mereka tapi malah diperlakukan seenaknya sendiri sampai ia sering melihat istrinya menangis namun dibiarkan saja.

Malam itu pikiran pria paruh baya ini melayang membayangkan tanpa istrinya. Dia merasa tak sepantasnya berbuat buruk pada istrinya apalagi bila ia adalah perempuan baik-baik. Seharusnya bila lelah dibantu bukan malah diomeli sebab tidak ada perempuan sempurna. Bukankah adanya pernikahan karena saling menyempurnakan bukan saling melemahkan. Menyadari hal itu ia perlahan merubah sikapnya dan berusaha menjaga istrinya terlebih diusia tua.

Sumber: Tribunnews. Com

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot