UC News

MTQ Ajang Bangun Karakter Anak-anak

MTQ Ajang Bangun Karakter Anak-anak
TAMPIL: Salah satu peserta tampil di hadapan dewan juri dalam lomba MTQ Pelajar/Umum Tingkat Kota Magelang 2019 di Masjid Jami’ Darussalam Kelurahan Jurangombo Selatan. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Pemkot Magelang komitmen membangun karakter masyarakat dalam berbagai bidang, salah satunya keagamaan. Di antaranya melalui kompetisi Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) yang rutin diadakan tiap tahun untuk tingkat Kota Magelang.

Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, MTQ tak sekadar kompetisi seni membaca Al-Quran, tapi lebih dari itu sebagai bentuk pembangunan karakter masyarakat. Utamanya anak-anak sejak dini yang harus diperkuat karakter keagamannya.

“Kita wajib turut berperan aktif dalam pembangunan daerah sesuai dengan bidang masing-masing dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera lahir dan batin,” ujarnya di sela MTQ Pelajar/Umum tingkat Kota Magelang 2019 di Masjid Jami’ Darussalam Kelurahan Jurangombo Selatan, Rabu (9/10).

Dia yang membacakan sambutan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menuturkan, MTQ sesuai dengan visi dan misi Kota Magelang, utamanya dari sisi religius. Selain itu, juga sebagai wahana kompetisi untuk meraih prestasi wujud kebanggan diri pribadi, sekolah, dan masyarakat.

“Kita jalankan rutin tiap tahun dan saya apresiasi panitia penyelenggara yang mengadakan MTQ ini. Kompetisi ini apresiasi atas seni baca Alquran yang baik dan benar serta terpenting usaha memahami hikmah di dalamnya,” katanya.

Ia menilai, potensi pelajar dan santri di seni membaca Al-quran ini tak kalah dari daerah lain. Namun, ia meminta para pembina agar lebih keras lagi dalam membimbing anak didik dan santrinya agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi lagi.

“Kompetisi di tingkat regional dan nasional sangat selektif, maka peserta dituntut terus meningkatkan kualitasnya. Saya harap para pembina tak lelah membimbing anak-anak untuk meningkatkan kualitasnya dan mampu bersaing di level lebih tinggi lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kota Magelang, Hadi Sutopo mengutarakan, MTQ ini digelar untuk tingkat pelajar dan umum. Total peserta sebanyak 273 orang, terdiri dari 185 peserta kategori pelajar dan 88 peserta kategori umum.

“Untuk pelajar mempertandingkan cabang Tilawah Alquran, Tartil Alquran, dan Hifdzil/Tilawah Alquran. Untuk umum cabang Tilawah Alquran anak-anak, remaja, dan dewasa, dan Hifdzil/Tilawah Alquran. Juara diambil 1-3 dengan total uang pembinaan Rp 152 juta,” jelasnya.

MTQ ini, katanya sebagai wujud syiar Islam dalam rangka meningkatkan ketakwaan dan upaya membina generasi muda. Termasuk mendorong anak-anak selalu mempelajari kitab suci Alquran dan wahana silaturahmi.

“Mulai tahun lalu, pelaksanaan MTQ tingkat Kota Magelang diadakan di luar kompleks kantor Wali Kota Magelang. Tempatnya bergiliran di tiap kecamatan baik di masjid atau tempat lainnya,” imbuhnya.

(Asef Amani/CN39/SM Network)

Topic: #juara
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot