UC News

Manager MotoGP Yamaha Beberkan Jika Motor Honda Tidak Manusiawi, Mereka Diktaktor

Pernyataan Manager Yamaha, Lin Jarvis membuat sebagian orang dibikin bertanya-tanya, lantas ada apakah diantara keduanya. Menurut Jarvis kini lebih baik menanggapi kebutuhan spesifik ridernya daripada mengikuti mengikuti perkembangan Honda sampai saat ini.

Jika kita lihat belakangan ini memang Honda sangat terpaku dengan performa dari Marquez, bahkan isu mengatakan jika motor Honda RV213V dibuat berdasarkan permintaan Marquez.

Manager MotoGP Yamaha Beberkan Jika Motor Honda Tidak Manusiawi, Mereka Diktaktor
Sumber : iwanbanaran.com

Berbeda dengan Yamaha, mereka kini mengembangkan motor berdasarkan karakter dua bikernya. Seperti contoh, antara motor Rossi dengan Maverick keduanya menggunakan sasis yang berbeda karena feeling keduanya pun berbeda.

Jadi cukup sulit bagi Lorenzo ketika pertama masuk ke tim Honda, meskipun mereka sempat menawarkan keleluasaan dengan updatean part baru, namun Puig selaku manager Honda kemudian mengatakan jika tugas Lorenzo saat ini harus menyesuaikan atau beradaptasi dengan motor Honda.

Maka dari itu Lin Jarvis berani buka suara dan membandingkan approach manusiawi dari Yamaha dengan approach diktaktor Honda.

“Aku pikir Yamaha mampu membuat motor yang dirancang khusus untuk masing masing rider, Sedangkan Honda merespons masalah dengan para insinyurnya. Secara umum, Yamaha beradaptasi lebih baik daripada Honda dengan menyesuaikan kebutuhan terhadap rider dengan kontak antar manusia. Dan kami jauh lebih manusiawi. Terkadang baik juga untuk menerapkan strategi diktator, tetapi di lain waktu mungkin akan lebih baik untuk memiliki motor yang sesuai dengan jumlah rider yang lebih besar. Aku pikir lebih baik memiliki motor yang mudah dikendarai oleh banyak rider…

Sumber : iwanbanaran.com

” Kemitraan antara Honda dan Marquez sangat kuat, tetapi jika Marquez cedera atau memutuskan untuk pindah ke pabrikan lain, Honda akan memiliki banyak masalah. Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow sudah mencoba menyoroti beberapa masalah yang saat ini hinggap pada Honda, namun disisi lain Honda mendapatkan kesuksesan Marc dan level kompetitifnya. Tapi semuanya tergantung pada perspektif tiap orang untuk menganalisis sesuatu dan tentu saja yang sekiranya cocok bagi mereka.” Ujar Lin Jarvis seperti yang dikutip dari iwanbanaran.com(7/8/2019).

Menurut kalian, haruskan Honda mencoba menerapkan strategi dua arah pengembangan berbeda di tiap ridernya, seperti yang sudah dilakukan Yamaha?

Topic: #honda #yamaha
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot