UC News

Melihat Rumah Ayah Pacarnya Reot, Gadis Ini Pun Marah. Dikira Matre, Ternyata

Melihat Rumah Ayah Pacarnya Reot, Gadis Ini Pun Marah. Dikira Matre, Ternyata
Referensi pihak ketiga

Sahabat SP - Diceritakan. Surya (nama samaran) seorang pemuda yang sudah hidup mapan dan memiliki pekerjaan tetap. Tempat tinggal dan fasilitas lainnnya juga ia dapatkan dari kantor tempatnya bekerja karena prestasinya. Lantaran itu pula, banyak rekan kerja perempuan yang menyukainya.

Apalagi setelah ia ditempatkan sebagai manager pemasaran dan didukung dengan wajahnya yang tampan, maka semakin banyak pula wanita yang tertarik padanya. Namun, ia tetap menjatuhkan pilihan hatinya pada Atika (nama samaran) yang juga rekan kerjanya.

Sampai suatu hari, Surya bermaksud ingin mengajak sang kekasih pilihan hatinya itu pulang ke kampung halamannya sekaligus memperkenalkannya pada ayahnya yang memang tinggal di desa. Setelah membicarakannya dengan Atika, akhirnya sang kekasih pun setuju ikut Surya ke kampung halamannya untuk berkenalan dengan calon mertuanya.

Selama dalam perjalanan, ternyata Atika banyak menggerutu karena merasa perjalananannya cukup jauh, capek dan berbagai alasan lainnya. Meski demikian, Surya tetap sabar dan hanya menjawab sebentar lagi akan sampai. Melihat gelagat kekasihnya seperti itu, Surya pun mulai berpikir apa mungkin Atika mau menikah dengannya jika tahu rumahnya di desa tak seperti bayangannya.

Surya juga mulai memikirkan kemungkinan terburuk jika memang ia harus melepaskan kekasihnya itu karena apa yang ia inginkan tidak sesuai dengan harapan yakni Atika bisa dekat dengan ayahnya. Apalagi sekarang hanya ayahnya satu-satunya miliknya setelah ia ditinggal sang ibu untuk selama-lamanya.

Referensi pihak ketiga

Lantaran penasaran, Surya pun memutuskan untuk menguji Atika, kekasihnya, dengan cara mengajaknya berjalan kaki menuju rumahnya. Surya beralasan kalau jalan menuju rumahnya rusak dan tidak biasa dilewati kendaraan sehingga mobil harus diparkir kurang lebih 500 m dari rumah

Namun tak disangka, Surya yang tadinya mengira kekasihnya itu akan marah karena dibiarkan berjalan kaki, ternyata malah sebaliknya. Atika justru hanya diam saja meski dengan wajah cemberut sambil mengikuti Surya dari belakang.

Tidak lama kemudian, mereka pun sampai di rumah orangtua Surya. Dan saat melihat kondisi rumah itu, seketika Atika langsung menangis terisak-isak. Dengan penuh rasa marah ia pun memukuli dan menyalahkan Surya karena ia tega membiarkan ayahnya yang sudah tua tinggal di rumah reot sendirian.

"Sur, kenapa ayah kamu biarkan sendirian tinggal di rumah reot. Kenapa tidak kamu ajak saja ke kota?" tanya Atika.

Mendengar pertanyaan tersebut, Surya pun kemudian langsung menjelaskan kalau sebenarnya ia juga sudah berkali-kali mengajak sang ayah untuk pindah ke kota bersamanya, namun ayahnya sendiri yang tidak mau karena beralasan terbiasa hidup bertani. Bahkan saat rumahnya itu mau diperbaiki agar terlihat layak, ayahnya malah menolak karena menurutnya banyak kenangan di sana bersama ibunya. Surya pun akhirnya tak bisa berbuat apa-apa kecuali menerima keputusan ayahnya

Setelah mendengar penjelasan Surya, tangisan Atika pun semakin menjadi-jadi karena terbayang dengan orangtuanya.

Surya yang awalnya mengira Atika matre karena banyak menggerutu sepanjang jalan dan mungkin malah akan meninggalkannya, ternyata justru sebaliknya. Sang kekasih malah menyayangi ayahnya dan tidak rela kalau ia tinggal di gubuk reot.

Referensi pihak ketiga

Nah, bagaimana menurut sahabat semua? Bila ada pendapat atau masukan silakan tulis di kolom komentar ya. Jangan lupa berikan like & share juga lalu klik ikuti bila menyukai postingan ini. Terima kasih.

Sumber: kabartegas.com

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot