UC News

Menengok Sejarah Kuburan Masal G30S/PKI di Ngambon

Menengok Sejarah Kuburan Masal G30S/PKI di Ngambon


blokBojonegoro.com - Gelak senapan di tengah hutan jati perbatasan Desa Ngambon dan Desa Nglampin, atau warga sekitar menamainya dengan Gunung Kendeng, disamarkan dengan bunyi tetabuhan. Para anggota PKI diterjang timah panas setelah berkeringat menggali liang kubur mereka sendiri.

Tempat yang diduga menjadi kuburan masal PKI tahun 1965-1966 di hutan jati gunung kendeng. Di sana ada dua kuburan masal PKI tepat di atas bukit dan di bawah, tapi kini lokasi tersebut sudah menjadi ladang jagung warga setempat.

"Dua tempat itu ada 30 orang PKI yang dieksekusi, yang di bawah bukit itu di tembak mati dan yang di atas disembelih," kata Lasji (69) warga Desa Nglampin Kecamatan Ngambon, Bojonegoro menceritakan pada waktu lampau.

Anggota PKI berhari-hari sebelumnya dibawa ke salah satu rumah milik warga Ngambon untuk diinterogasi. Para tahanan itu dibawa oleh tentara dan ditampung di dalam rumah. Bahkan warga dihimbau untuk ikut serta menjaga tahanan agar tidak kabur.

"Setelah diperiksa, para tahanan itu banyak yang dikembalikan kepada keluarganya, yang 30 itu digiring dibawa ke tengah hutan untuk dieksekusi mati," ujar Lasji bercerita.

Menurut Sipan (85) yang dieksekusi di hutan itu tidak hanya orang dari Ngambon saja, malah kebanyakan orang dari luar Ngambon.

"Maklumlah Kecamatan Ngambon kan dulu perbatasan langsung dengan Madiun, sebelum dipecah sama Sekar dan Klino. Sekar, Bobol, Deling ikut Ngambon. Rata-rata tahanan PKI yang hilang di tiap desa sebanyak 2-3 orang dari desa-desa yang saya sebutkan tadi," ujar pria paruh baya ini.

Setengah abad berlalu, kondisi hutan jati di gunung kendeng itu kini berubah. Hutan pohon jati berganti dengan berhektar-hektar lahan jagung. [her/mu]

Tag : sejarah, kuburan masal, g30s/pki


ShareFacebookTwitterWhatsAppSkypeWeChatLineCopy Link

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot