UC News

Minta Ijin Shalat, Tukang Becak Ini Dilarang Penumpangnya. Selanjutnya Ternyata

Minta Ijin Shalat, Tukang Becak Ini Dilarang Penumpangnya. Selanjutnya Ternyata
Referensi pihak ketiga

Diceritakan suatu pagi subhan (samaran) yang mangkal didepan salah satu hotel berbintang lima di daerah simpang lima Semarang tiba-tiba dipanggil dari lobby hotel oleh seorang pengunjung hotel. Laki-laki tersebut menginap di hotel tapi meminta diantarkan keliling dipusat kota Semarang menggunakan becak. Memperoleh tawaran menggiurkan sepagi itu tentu hati Subhan amat bahagia terlebih keluarga sudah menunggu rejekinya di rumah. Tanpa pikir panjang ia langsung ambil tawaran itu mengingat ini penumpang pertama di hari tersebut.

Sambil mengayuh sepeda ia memandangi jam tangannya. 30 menit lagi adzan subuh segera datang. Usai menyusuri beberapa jalanan sudah terdengar sayup-sayup suara tauhid pertanda adzan subuh segera berkumandang. Mendengar hal itu ia bicara pada penumpangnya. "maaf pak, boleh tidak bapak saya pindahkan ke Becak lain?" ucapnya.

"Memangnya bapak mau kemana? "jawab Penumpangnya.

"Saya mau pergi ke masjid" ungkap Subhan. Mendengar hal itu terlihat Penumpang itu terlihat kagum kemudian kembali bertanya "Kenapa harus ke masjid?". Dengan jawaban santun dan polos ia memberikan jawaban. "saya sudah lama bertekad untuk mengumandangkan Adzan agar orang-orang terbangun dari tidurnya lalu bisa melaksanakan sholat subuh.

Sayang kan pak kalau tidak sholat subuh". Jawaban itu membuat hati penumpang terenyuh. Jantungnya berdeguk kencang yang muncul pertanyaan lain. "pak, bagaimana jika pak Subhan tidak usah ke masjid, antarkan saya keliling kota akan saya bayar 500 ribu untuk imbalannya". Diluar dugaan Subhan memberikan jawaban yang meyakinkan. "Mohon maaf pak, bukannya menolak rejeki tapi mengajarkan jika sholat sunnah fajar lebih mahal dari dunia beserta isinya". Bagai dunia terguncang mendengar jawaban tukang berangkat itu.

Referensi pihak ketiga

Ternyata di dunia ini masih ada orang seperti dia. Merasa penasaran ia kembali menawarkan kelipatan tapi masih menolak. Setelah perbincangan panjang mereka masuk masjid. Di tempat itu Subhan menyalakan lampu-lampu. Keadaannya masih sepi. Kemudian dia mengambil air wudhu kemudian mengumandangkan adzan subuh. Mendengar alunan suara Subhan penumpang itu merasa hatinya terguncang sambil dalam hati berdo'a. Selesai adzan di lanjutkan Sholat sunnah kemudian sholat subuh lalu dzikir bermunajat pada Allah.

Referensi pihak ketiga

Peristiwa tersebut membuat hati penumpang becak terenyuh bahkan seakan diberikan petunjuk untuk mengajaknya naik haji. Selesai semuanya Subhan kembali mengajak keliling kota semarang. Dalam perjalanan penumpang ini bicara "maaf pak Ibnu mohon kali ini tidak menolak tawaran saya. Saat di masjid bermunajat untuk mengajak pak Ibnu ke baitullah. Mendengar ucapan itu hati tukang becak berdesir. Ia tak menyangka ternyata Allah mengirimkan orang untuk mendekatkan diri Pada_Nya.

Sumber:tribunnuwews. Com

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot