UC News

Nunung Blak-blakan: Godaan Narkoba yang Berujung Penjara

Dilansir dari Kompas.com - 24/07/2019, 12:34 WIB

Nunung Blak-blakan: Godaan Narkoba yang Berujung Penjara
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (depan) dan July Jan Sambiran (belakang) menangis saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Komedian Srimulat dan suaminya itu ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 0,36 gram.(ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)sumber :kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Komedian Nunung pada akhirnya bicara terang-terangan berkaitan dengan masalah narkoba yang menjeratnya.

Jurnalis KompasTV Fristian Griec berpeluang wawancarai Nunung sekitar semula ia memakai narkoba, fakta konsumsi, serta proses penangkapannya.

Orisinil

Nunung bersama dengan suaminya, Juli Jan Sambiran, diamankan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya atas sangkaan penyimpangan narkotika type sabu di tempat tinggalnya di lokasi Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019), jam 13.15 WIB. Dalam pengeledahan, polisi amankan tanda bukti berbentuk satu klip sabu seberat 0,36 gr.

Hasil tes urine mengatakan Nunung serta suaminya positif memakai narkotika.

Pakai 20 tahun kemarin Nunung akui sudah pernah memakai narkoba pada 20 tahun kemarin. Dampak lingkungan dia ucap jadi pemicunya memakai beberapa barang haram itu.

Pakai 20 tahun kemarin sebab lingkungan seprofesi saja. Saya ikutan saja. Saya hanya diajak-ajak sama, ya, lingkungan.

Itu waktu mulai profesi. Berhenti, saya sudah sempat rehab dari diri saya sendiri di Surabaya," kata Nunung.

Tertarik Tetapi, Nunung kembali memakai narkoba semenjak lima bulan kemarin. Dia juga ungkap faktanya tertarik . "Lima bulan ini sebab saya kebanyakan mengambil pekerjaan. Fisik saya telah tidak sangat mungkin. Seperti sinetron dari pagi bertemu pagi. Ada kerja live juga.Nyatanya fisik saya tidak kuat," kata Nunung.

Terduga masalah penyimpangan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (kanan) serta Juli Jan Sambiran (kiri) didatangkan waktu launching masalah di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019).(KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG) Supaya fisik bugar Nunung menjelaskan jika faktanya memakai sabu sebab untuk mendukung fisiknya.

Desakan pekerjaan yang kuras energilah yang membuat Nunung memakai narkoba type sabu. "Saya tidak tahu punyai pemikiran, kok ingin gunakan .

Agar saya dikerjaan tuch tidak ngantuk, kelihatan fit," sambung Nunung" Sebetulnya tidak juga.

Saya masih pulang ngantuk, lelah. 'Nah, kan, tidak ada untungnya masih lelah? Udahlah", ia (suami) katakan begitu," kata Nunung.

Sudah pernah satu minggu tidak mengonsumsi sabu Sepanjang tenggang lima bulan paling akhir memakai sabu, ada satu momen saat Nunung tidak berhenti sesaat sepanjang satu pekan.

Tempo hari saya ke Bali (libur) Lebaran tidak gunakan sampai satu minggu itu tidak apa-apa. Tidak tahu (faktanya dapat tidak jadi masalah). Mungkin saya kumpul sama keluarga, 32 orang saya bawa serta ke Bali," kata Nunung.

Selain itu, Nunung sampai kini akui tidak konsumsi sabu waktu Sabtu serta Minggu. "Hati tidak dapat menantang. Saya Sabtu-Minggu tidak gunakan. Saya keluar sama anak serta cucu saya.

Di muka mereka saya tunjukkan saya baik-baik saja," katanya. Suami geram besar Suami Nunung sudah pernah minta pada Nunung untuk berhenti konsumsi narkoba jadi hadiah ulang tahunnya.

Saya ingat Juni tempo hari suami saya ulang tahun, 'minta hadiah apa?' Ia peluk saya. Ia katakan, 'kamu berhenti pakai'.

Saya katakan 'iya, ya'. Saya katakan 'aku janji berhenti'," kata Nunung. "Tetapi berjalan beberapa waktu selanjutnya saya masih nekat .

Habis saya gunakan, suami saya geram besar, ya, 'sudah jika ingin hancur, hancur-hancuran, hancur sekaligus. Kamu bohongin saya'," kata Nunung sekalian menangis sesenggukan.

Waktu diamankan Waktu diamankan oleh polisi di tempat tinggalnya, Nunung menjelaskan jika di tempat tinggalnya ada ia serta suaminya dan anak serta menantunya. Halaman Beriberi

Anak serta mantu saya suruh masuk ke kamar. Saya ditanyain dimana barangnya (oleh polisi). Saya buang, kloset dibongkar (polisi). Saya ngakuin salah, saya tidak ingin dibawa (pada seseorang polwan). (Polwan) Ia katakan tidak apa-apa," kata Nunung.

Penyuplai sabu Nunung memperoleh sabu dari seseorang pria berinisial H yang ia mengenal dari saudaranya. Bukan H yang tawarkan barang itu, tetapi Nunung yang meminta sebab kebutuhannya untuk stamina badan.

Saya kenal anak ini telah lama. Inisial H. Saya mengenal dari saudara saya, jadi saudara main ke rumah ajak H. Terus saya meminta nomer. Saya tidak tahu (jika H punyai jaringan narkoba awalannya), belum mengetahui," kata Nunung.

Saya bertanya ia. 'Ya, coba deh saya cariin ke rekan-rekan saya serta (H) dapat'. Lima kali hubungin bisa (sabu)," kata Nunung .

Siap membantu papar jaringan narkoba Nunung akui mengucapkan terima kasih pada polisi yang telah menyadarkannya melalui masalah ini.

Dia akui telah kapok serta tidak mengulanginya . Nunung akui siap juga kooperatif serta menolong aparat kepolisian untuk membuka jaringan narkoba.

Saya telah kapok serta saya tidak mengulang-ulang . Saya siap membantu serta saya waktu diberi pertanyaan penyidik saya kooperatif. Saya akan siap membantu. Iya," kata Nunung.

sumber:kompas.tv

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot