UC News

Pabrik Rak Telur, Ada Bisnis Kotor di Baliknya, Ternyata Pemiliknya

Pabrik Rak Telur, Ada Bisnis Kotor di Baliknya, Ternyata Pemiliknya
lampung.tribunnews.com

Sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga. Dan sepandai-pandai seseorang menyembunyikan kejatannya pasti akan ada saatnya diringkus juga.

Pengusaha pabrik rak telur yang satu ini memang dikenal sebagai seorang pengusaha yang kaya raya untuk jenis usaha yang dilakoninya, bahkan asetnya dari usha yang dilakoninya telah mencapai Rp 16 miliar.

Namun akhirnya semua menjadi terang benderang setelah polisi mengendus ada bisnis kotor di balik usaha yang dijalankannya tersebut serta berhasil membongkar kedok sebenarnya sang pengusaha asal Sidrap, Sulawesi Selatan ini.

Tak pernah ada yang menyangka jika sebenarnya pengusaha terpandang di daerahnya serta diterkenal sebagai orang kaya raya dengan berbagai macam kendaraan mewahnya dan tanah luas ini adalah seorang bandar sabu.

Diketahui sudah sejak 2014 silam Agus Sulo alias Lagu telah melakukan kejahatannya, padahal di kampungnya sendiri Agus dikenal sebagai seorang pengusaha pabrik rak telur yang beromzet sebesar Rp 40 juta per bulan. 

ilustrasi

Sejak tahun 2014 Agus mulai menjual sabu dalam bentuk sachet kecil seberat 50 gram hingga 10 kilogram. Dari situlah Agus mendapat keuntungan sebanyak Rp 200 juta per kilogramnya. ungkap Brigjen Pol Bahagia Dachi.

Sabu yang diedarkan Agus berasal dari negara tetangga ,Malaysia, dimana sabu tersebut masuk melalui Kalimantan Utara kemudian dibawa ke Sulawesi Selatan yang selanjutnya sabu dikirim melalui jalur laut dengan menggunakan kapal-kapal kecil. hingga akhirnya sampai ke Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. 

"Modusnya mereka membawa dari darat, laut, mereka pakai kapal-kapal kecil, lemahnya kita kan masih banyak lubang-lubang pulau kecil," tambahnya. 

Agar tidak dicurigai masyarakat sekitar saat menjalankan bisnis haramnya, Agus kemudian mendirikan pabrik rak telur. Tak sampai disitu, Agus menyamarkan kekayaan yang dimilikinya Agus kemudian memilih membeli beberapa aset seperti tanah, kendaraan, hingga mesin penggiling padi serta kendaraan mewah berupa mobil dan motor trail.

ilustrasi

Tidak tanggung-tanggung aset yang dimiliki Agus Sulo mencapai Rp 16 miliar. 

Menurut keteranga Brigjen Pol Bahagia Dachi, aset Agus tidak hanya berada di daerah Sidrap tetapi juga berada di daerah lain yang kini masih berada dalam penyelidikan. 

Sumber: lampung.tribunnews.com/2019/07/19/pengusaha-pabrik-rak-telur-kaya-raya-punya-aset-rp-16-miliar-ternyata-ada-bisnis-kotor-di-baliknya?page=all

Topic:
READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot