UC News

Peneliti Kontroversial Klaim Temukan "Tempat Di Mana Tuhan Akan Tinggal"

Peneliti Kontroversial Klaim Temukan
Referensi pihak ketiga

Ancient Origins.net (16/11/2019) - Seorang peneliti yang kontroversial mengklaim tempat di Yerusalem di mana "Tuhan" akan memilih untuk tinggal. Ini bukanlah Kuil yang terkenal di Gunung Moriah.

Kuil di Yerusalem, juga dikenal sebagai Gunung Moriah, secara tradisional adalah tempat "di mana Tuhan akan memilih untuk tinggal" dan merupakan lokasi spiritual utama dalam agama-agama Yahudi, Islam, dan Kristen.

Referensi pihak ketiga

Tembok Barat yang tersisa adalah "Situs" paling suci untuk orang Yahudi hari ini. Tetapi peneliti Tsvi Kenigsberg mengusulkan sebuah altar yang ditemukan di Gunung Ebal adalah tempat tinggal Tuhan yang "nyata", sebuah teori yang menantang warisan sejarah, agama, dan mitos tidak hanya Yerusalem, tetapi Yudaisme.

Legenda Yahudi menggambarkan Kuil yang dihancurkan itu mewakili "janji ilahi" dan pengingat akan kemampuan orang Yahudi untuk bertahan dan membangun kembali melalui kesulitan yang luar biasa.

Referensi pihak ketiga

Peneliti independen kelahiran AS, Tsvi Kenigsberg, menyarankan dalam sebuah wawancara di Maariv bahwa Yerusalem "bukan" lokasi yang disebut dalam Taurat sebagai "tempat yang akan dipilih Tuhan, sebagai tempat tinggal, tetapi lokasi lain di Tepi Barat.

Kenigsberg bekerja di bawah almarhum arkeolog Adam Zertal, yang menurut artikel Smithsonian menemukan Gunung Ebal di Tepi Barat di mana orang-orang Israel muncul selama penaklukan tanah yang dijanjikan kepada mereka.

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot