UC News

Penjual Kosmetik Ilegal Diganjar Penjara Empat Bulan

Penjual Kosmetik Ilegal Diganjar Penjara Empat Bulan
Terdakwa penjual kosmetik ilegal saat sidang di PN Denpasar. (BP/asa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Majelis hakim pimpinan IGN Putra Atmaja menjatuhkan vonis empat bulan penjara kepada penjual kosmetik ilegal, terdakwa Imelda Siti Dahuri. Dalam sidang di PN Denpasar, Rabu (14/8), terdakwa yang sekaligus pemilik Imel Kosmetika diganjar hukuman jauh dari tuntutan JPU Ni Made Suasti Ariani yakni delapan bulan penjara dan denda Rp 10 juta subsider satu bulan kurungan.

Walau dihukum setengah dari tuntutan, jaksa menerima putusan hakim. Dalam sidang yang terbuka untuk umum itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda Rp 5 juta dan bilamana tidak sanggup membayar, dipidana tambahan selama satu bulan kurungan.

Dalam perkara ini, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah tanpa hak melawan hukum mengedarkan alat kosmetik tanpa dilengkapi izin edar, sebagaimana diatur dalam Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) UU RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Terdakwa asal Banyuwangi itu sebelumnya ditangkap petugas Balai Besar POM Provinsi Bali. Dalam kios kosmetik milik terdakwa, petugas mendapatkan 37 jenis barang kosmetik yang tidak berlabel izin Balai POM atau ilegal. Selanjutnya dilakukan penangkapan. (Miasa/balipost)

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot