UC News

Peta Pulau Jawa Sejak Zaman Kuno

Peta Pulau Jawa Sejak Zaman Kuno
sumber foto : oldtimejava.blogspot.com

Pulau Jawa telah dikenal sebagai pulau termahsyur di timur jauh oleh Bangsa Eropa. Hal tersebut tergambarkan oleh puluhan kartografer, yaitu seseorang yang memiliki kemampuan membuat peta. Berbagai peta memiliki perbedaan bentuk, ukuran, dan detail karena berkembangnya pengetahuan para bangsa Eropa tentang Pulau Jawa dari tahun ke tahun.

Peta Jawa Tahun 1540

sumber foto : gop.com.ph

Sebastian Munster, kartografer asal Jerman menggambar Pulau Jawa pertama kali dalam peta berjudul India Extrema XIX Nova Tabula dalam Atlas Cosmographia. Informasi petanya bersumber dari berbagai pelancong eropa seperti Magellan dan Marco Polo. Dalam peta tersebut, Pulau Jawa digambarkan dua pulau, Java Mayor dan Java Minor. Java Minor merupakan kekeliruan dari Pulau Borneo.

Peta Jawa Tahun 1555

sumber foto : antiqueprintmapporn.com

Giullaume Le Testu merupakan seorang navigator asal Portugis. Pada tahun 1555 menerbitkan peta bernama Java La Grande. Disitu Jawa memiliki ukuran sangat luas setara benua. Hal tersebut menyebabkan adanya kecurigaan bahwa peta tersebut memiliki referensi yang keliru. Yang dimaksud dalam peta tersebut adalah benua Australia dan bukan pulau Jawa.

Peta Jawa Tahun 1570

sumber foto : sl.nsw.gov.au

Abraham Ortellius, kartografer asal Belgia menerbitkan atlas dunia bernama Theatrum Orbis Terrarum. Dalam petanya bernama Indiae Orientalis, tergambar peta Asia Timur dengan Kepulauan Nusantara didalamnya. Pulau Jawa digambarkan memiliki lebih besar dari Pulau Borneo, dengan bentuk cembung di bagian selatan.

Peta Jawa Tahun 1598

sumber foto : ranjesmanurung.blogspot.com

Pada tahun 1958, kartografer bernama Willem Lodewijcksz menerbitkan peta Nusantara beserta Semenanjung Malaya. Dalam peta tersebut , pulau Jawa tergambarkan sebagai pulau besar dengan bagian selatan yang luas. Hanya bagian utara yang teridentifikasi oleh para penjelajah.

Peta Jawa Tahun 1606

sumber foto : swaen.com

Jodocus Hondius, kartografer asal Belgia menerbitkan peta berjudul Insulae Indiae Orientalis. Di peta tersebut pulau Jawa digambarkan dengan informasi mengenai pesisir selatannya yang misterius. Peta ini merupakan penyempurnaan dari peta catatan perjalanan pelaut bernama Francis Drake yang menelusuri pesisir selatan pulau Jawa tahun 1580.

Peta Jawa Tahun 1718

sumber foto : 1stdibs.co.uk

Peta yang diterbitkan tahun 1718 ini merupakan gambaran pulau Jawa yang lebih detail dan mendekati dengan peta pulau Jawa saat ini. Dibuat oleh kartografer asal Perancis bernama Henri Chatelain pada tahun 1718 dengan nama Carte de I’lle de Java. Informasi didalamnya sangat lengkap dengan nama daerah, keadaan geografis, bentuk pulau serta ukuran pulau Jawa. Hal tersebut dikarenakan sudah banyak penjelajah dan pelaut yang bereksplorasi di Pulau Jawa. Saat itu juga, perusahaan dagang Hindia Belanda VOC sudah beroperasi di kepulauan Nusantara.

Sumber :

www.timesindonesia.co.id/read/news/152784/ini-peta-jawa-kuno-terlengkap-yang-pernah-dibuat

www.sejarah-negara.com/101/9-peta-jawa-kuno-dari-tahun-1598-1840/

www.goodnewsfromindonesia.id/2018/07/20/dahulu-bentuk-dan-ukuran-pulau-jawa-pada-peta-pernah-berubah-ubah

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot