UC News

Posisi Menteri KKP Diganti Edhy Prabowo, Susi Pudjiastuti Akhirnya Buka Suara Ungkap Keyakinannya

Posisi Menteri KKP Diganti Edhy Prabowo, Susi Pudjiastuti Akhirnya Buka Suara Ungkap Keyakinannya
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

TRIBUNJAKARTA.COM - Sempat dipertanyakan keberadaannya, Susi Pudjiastuti akhirnya muncul di depan khalayak.

Namun bukan secara langsung, sosok Susi Pudjiastuti menampakkan kehadirannya di media sosial Twitter.

Ya, melalui laman Twitter-nya yang sudah terverifikasi, Susi Pudjiastuti pun akhirnya menjawab kerinduan Warganet.

Sosok Susi Pudjiastuti memang menjadi perhatian publik saat pemilihan Menteri Jokowi jelang diumumkan.

Publik pun mempertanyakan kenapa Menteri idola mereka yakni Susi Pudjiastuti tak juga diundang Presiden Jokowi ke istana.

Hal tersebut rupanya mengisyaratkan bahwa Susi Pudjiastuti tak akan menjabat lagi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Isyarat itu pun pada akhirnya menjadi kenyataan.

Susi Pudjiastuti

Sebab pada hari ini, Presiden Jokowi mengumumkan bahwa sosok yang menempati posisi Menteri KKP adalah Edhy Prabowo.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo ditunjuk menjadi Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Urusan ikan, idustri perikanan, wisata maritim, wilayahnya ada dibawah beliau," ucap Presiden saat mengumumkan nama Edhy Prabowo di Istana Merdeka Rabu (23/10/2019).

Pasca pelantikan Edhy Prabowo dan Menteri lainnya di istana, Susi Pudjiastuti pun akhirnya buka suara.

Melalui laman Twitter-nya, Susi Pudjiastuti terlihat menuliskan cuitan berupa ucapan selamat untuk para Menteri yang telah dipilih oleh Presiden Jokowi.

"Selamat atas Pelantikan kabinet Indonesia Maju, Semoga Indonesia Semakin Maju, Makmur & Sejahtera dibawah Kepemimpinan Bapak Joko Widodo & KH Ma’ruf Amin," ucap Susi Pudjiastuti.

Tak hanya itu, Susi Pudjiastuti juga turut mengucapkan selamat kepada Menteri KKP penggantinya yakni Edhy Prabowo.

Susi Pudjiastuti mengaku senang sosok Edhy Prabowo bisa menggantikannya menjabat di kursi Menteri KKP.

Sebab diakui Susi Pudjiastuti, Edhy Prabowo sudah mengenal KKP dan semua programnya.

"Selamat atas dilantiknya Bapak Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan & Perikanan RI. Pak Edhy sudah mengenal KKP dengan semua Program & Perjuangannya," ulas Susi Pudjiastuti.

Melalui cuitannya itu, Susi Pudjiastuti tampaknya bisa menerima soal sosok penggantinya di Menteri KKP.

"Saya yakin dibawah komando Pak Edhy Laut & Perikanan Indonesia akan semakin Berdaulat, Berkelanjutan & Berkesejahteraan," pungkas Susi Pudjiastuti.

Ucapan yang dilayangkan Susi Pudjiastuti kepada Menteri KKP yang baru itu lantas menuai banyak komentar dari Netizen.

Beberapa Netizen tampak tak rela jabatan Menteri KKP harus diganti.

Beberapa yang lain terlihat mengucapkan terima kasih atas kinerja Susi Pudjiastuti yang memuaskan.

"Terimakasih untuk pengabdian dan kontribusi Bu Susi selama 5 tahun ini,banyak sekali perubahan,banyak inspirasi.Baru kali ini saya menemukan mentri yang apa adanya,kritis,berani,keren lah Bu.

Terimakasih banyak Wonderwoman," tulis akun @_imyourlovely_

"Terimakasih bu Susi atas kinerja yg luar biasa dan prestasi2 selama 5 tahun terakhir untuk Indonesia," tulis akun @AslieEmie.

"Terimakasih Bu @susipudjiastuti atas Kinerjanya , kami Bangga Bu atas Berdaulatnya Laut Kita dan Kesejahteraan Nelayan lebih Baik," tulis akun @kawananraja.

"Kalau keinginan presiden untuk tidak memakai jasa ibu susi di kabinet jilid 2 (kecewa) Tapi kalau keinginan ibu untuk istrhat (gpp)," tulis akun @EkoParyono10.

"Terima kasih atas sumbangsih ide, kebijakan serta profesionalitas ibu @susipudjiastuti kepada bangsa dan negara Indonesia pada kabinet Kerja #IndonesiaKerja di kementrian perikanan ya bu

Bangsa Indonesia bangga sama ibu.
Semoga Tuhan Memberkati ibu diwaktu dan tempat yg berbeda," tulis akun @putri_lior4.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Siapakah ini ?

Dikutip dari Tribunnews, Edhy Prabowo menceritakan awal pertemuannya dengan Prabowo Subianto.

Awalnya Edhy yang masuk Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1991, dipecat dari lembaga itu setelah dua tahun meniti karier.

Mengetahui dirinya dipecat, keluarga Edhy Prabowo bersedih hingga menangis.

Tak ingin mengecewakan keluarga, Edhy Prabowo merantau ke Jakarta.

Ia pergi bersama 15 orang dan bertemu dengan Prabowo Subianto di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Mereka memperkenalkan diri dan melanjutkan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Di situ malam Senin, bertemu di kediaman beliau ditanya 'Apa keinginan kalian?' Kami mau bekerja terus kuliah. Terus kita mau memperbaiki dosa kita sama keluarga kita," ceritanya.

Edhy dan teman-temannya ditawari pekerjaan di wilayah perbatasan Kalimantan oleh Prabowo. Upahnya Rp 250.000.

Lumayan besar untuk ukuran saat itu. Edhy Prabowo juga disekolahkan oleh Prabowo. Ia mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Prof Dr Moestopo.

"Kalian ikut saya. Saya biayain cuma makan secukupnya, tidak boleh kalian seperti anak emas," imbuh Edhy Prabowo mengutip kembali pesan Prabowo.

Edhy pun menuruti keinginan Prabowo. Akhirnya, Edhy Prabowo menjadi atlet Pencak Silat Nasional.

Ia sempat mengikuti Pekan Olahraga Nasional XIV yang diselenggarakan di Jakarta.

Dimulai pada 9 September 1996 sampai dengan 25 September 1996.

"Saat itu saya dapat perunggu," kata Edhy. Ia sempat kecewa lantaran tidak dapat menyabet medali emas.

"Pak Prabowo nonton. 'Gimana kok bisa kalah?'," katanya.

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot