UC News

Pria Penuh Tato Ini Berhasil Menghapus Tato Di Wajahnya Setelah Menjadi Ayah

Pria Penuh Tato Ini Berhasil Menghapus Tato Di Wajahnya Setelah Menjadi Ayah
Referensi pihak ketiga

Seorang pria mantan anggota geng sadis memutuskan untuk menjadi manusia baru setelah menikah. Sebelumnya ia adalah seorang pria yang penuh dengan kebencian. Hampir seluruh tubuhnya dipenuhi tato dan ia mengaku selalu haus akan kekerasan. Ia masuk kedalam organisasi tersebut sejak berusia 14 tahun dan menghabiskan waktu belasan tahun kemudian di sana.

Referensi pihak ketiga

Ia mendapat julukan "pit bull" dalam kelompok rasis tersebut. Tidak berhenti disitu, pria yang bernama Bryon Widner tersebut juga mendirikan organisasi rasis lainnya yang begitu cepat berkembang. Langkahnya berhenti setelah ia memutuskan untuk menikahi Julie Larsen pada tahun 2005. Setahun kemudian mereka memiliki putera yang membuat Widner memutuskan untuk berhenti dari organisasi rasisnya.

Referensi pihak ketiga

Perlu waktu bertahun-tahun untuk lepas dari organisasi tersebut. Ia harus melewati bermacam kekerasan dan pelecehan sebelum benar-benar lepas. Keputusannya untuk menjadi manusia baru sangat didukung oleh sang istri, namun tato rasis yang terdapat di wajah dan tubuhnya membuat sang istri menjadi cemas bahwa itu akan menimbulkan banyak masalah lagi.

Referensi pihak ketiga

Dilansir dari boredpanda.com Julie akhirnya menghubungi Daryle Lamont Jenkins, seorang aktivis anti-rasis, yang menghubungkannya dengan Pusat Hukum Kemiskinan Selatan. Seorang dermawan membatu keluarga ini untuk membiayai prosedur penghapusan tato di wajah. Mereka juga berhasil menemukan ahli bedah plastik. Prosedur penghapusan tato ini berlangsung hampir satu setengah tahun. Widner harus melewati proses yang sangat menyakitkan secara rutin. Hingga akhirnya tato di wajahnya tersebut dapat hilang sepenuhnya.

Referensi pihak ketiga

Kini ia bisa hidup dengan tenang bersama keluarganya. Kisahnya ini menjadi sumber inspirasi sebuah film dokumenter yang diperankan oleh aktor Jamie Bell. Tidak ada kata terlambat untuk memilih kasih sayang dam cinta.

Referensi pihak ketiga

Sumber: boredpanda.com

READ SOURCE
Buka UC News, Baca Berita Terhot